Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkab Kediri Ajak Pemerintah Daerah di Wilayah Mataraman untuk Bahas Pengisian Stan di Bandara Kediri

Karen Wibi • Senin, 22 Januari 2024 | 17:57 WIB

 

Photo
Photo
KEDIRI, JP Radar KediriDalam waktu dekat Pemkab Kediri akan mengumpulkan 12 pemerintah daerah (pemda) di wilayah Mataraman. Mereka akan diajak untuk koordinasi terkait penempatan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di stan Bandara Dhoho.

Rapat dengan 12 pemerintah daerah Mataraman itu menurut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi merupakan persiapan operasional bandara. “Ini (rapat dengan 12 pemda, Red) untuk persiapan operasional bandara secara komersil,” kata Sukadi sembari menyebut pemkab tidak hanya fokus pada sarana dan prasarana pendukung saja. Melainkan juga berbagai hal jelang operasional bandara.

Seperti diberitakan, pemkab menyiapkan tiga stan untuk produk UMKM. Lokasi stan tersebut berada di terminal umum bandara. Tepatnya di sisi timur.

Rencananya, tiga stan tersebut akan diisi 60 produk UMKM dari 13 daerah. Selain Kabupaten Kediri, juga ada produk dari 12 daerah Mataraman lainnya.

Mulai dari Kota Kediri, Blitar, dan Madiun. Kemudian, Kabupaten Nganjuk, Jombang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Ngawi, dan Magetan. “Seluruh daerah itu akan memiliki produk khas yang dijual di bandara,” lanjutnya.

Kapan koordinasi akan dilakukan? Rencananya pemkab akan mengumpulkan pemda Mataraman pada Selasa (23/1) besok. Pertemuan akan digelar di kantor Pemkab Kediri.

Nantinya seluruh perwakilan akan memamerkan produk masing-masing daerah. Mulai dari makanan dan minuman (mamin), hingga produk craft atau kerajinan tangan. “Produk yang memenuhi syarat dapat dijual di bandara,” terangnya.

Sukadi menjelaskan, pemanfaatan tiga stan untuk produk UMKM Mataraman di bandara merupakan ide Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dalam kunjungannya ke bandara, Khofifah meminta agar daerah di sekitar bisa berpartisipasi. Salah satunya, dengan berjualan produk khas daerah masing-masing.

Tujuannya agar perekonomian daerah di sekitar bandara bisa ikut terkerek. Bukan hanya UMKM dari Kabupaten Kediri saja. “Karena memang bandara ini untuk Jawa Timur,” tuturnya.

Ditanya tentang pembukaan stan UMKM di bandara, Sukadi mengaku belum bisa menyebut waktunya secara pasti. Sebab, hingga kemarin belum ada tanggal peresmian bandara. “Dalam waktu dekat akan ditentukan (operasional Bandara Dhoho, Red),” imbuhnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bandara Dhaha Kediri #bandara dhoho kediri #bandara kediri #bandara dhoho