Dari situ muncul ide mendirikan rest area," ucap Kades Sidomulyo Bambang Erwanto.
Rest area nantinya berada di depan balaidesa. Dilengkapi dengan fasilitas penunjang. Seperti lapak kuliner, toilet, tempat istirahat, dan masjid. Lapak-lapak kuliner itu dikelola oleh warga desa.
“Sekarang proses perizinan pengajuan alih fungsi. Kami menunggu izin diturunkan,” jelas Bambang
Di lokasi yang sama, selain rest area nantinya juga dibangun pasar grosir. Alasannya, selama ini pasar grosir di wilayah Kabupaten Kediri hanya berada di wilayah pare. Terlalu jauh untuk petani yang berada di daerah Ngancar dan juga Wates.
“Selama ini dua wilayah itu produsen sayur dan buah terbesar di wilayah Kabupaten Kediri. Sementara ini di kirim ke kota. Di Kabupaten juga ada pasar grosir, namun terlalu kejauhan untuk wilayah selatan,” urai Bambang.
Dengan dibukanya pasar grosir, harapannya semua produsen sayur dan buah dapat berkumpul disana. Selain itu dibangunnya rest area dan pasar grosir ini dapat meningkatkan pendapatan asli desa (PAD).
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah