Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dampak Proyek Tol Kediri-Tulungagung Tahap Kedua, Ada 14 Ha Lahan di Kota Kediri yang Harus Dibebaskan

Ayu Ismawati • Selasa, 9 Januari 2024 | 17:38 WIB

Photo
Photo
KEDIRI, JP Radar KediriPembebasan tanah terdampak Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) tahap II akan segera dilakukan. Sedikitnya tim pengadaan tanah (TPT) harus membebaskan 14 hektare di Kota Kediri. Di saat yang sama, mereka juga harus menuntaskan pengadaan tahap I yang hingga minggu kedua Januari ini belum tuntas.

Untuk diketahui, pembebasan tanah terdampak Tol Ki Agung akan dimulai dengan pemasangan patok right of way (RoW). Patok tersebut sekaligus juga menentukan ruang milik tol.

Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Ki Agung Linanda Krisni Susanti mengungkapkan, pemasangan patok RoW dilakukan setelah

izin dan perintah pelaksanaannya diberikan. Pendelegasian pembebasan tanah terdampak tol tahap II sudah dilimpahkan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jatim kepada Kantor Pertanahan (Kantah) BPN di tiga wilayah. Salah satunya, Kantah Kota Kediri.

“Pendelegasian pelaksanaan tadi (kemarin, Red) jam 10.00 sampai dengan jam 13.00,” ujar Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri-Tulungagung Linanda Krisni Susanti sembari menyebut pertemuan itu membahas pelaksanaan pengadaan tanah untuk penetapan lokasi (penlok) tahap 2.

Pendelegasian kemarin, lanjut Nanda, sekaligus mengawali tahap pengadaan tanah tahap 2. Hal tersebut mencakup pelebaran jalan di hampir sepanjang trase jalan tol yang membentang di tiga daerah. Yaitu, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Tulungagung.

Setelah pertemuan kemarin, panitia pengadaan tanah akan memulai proses pematokan RoW. Dalam waktu dekat, pemasangan patok di kawasan terdampak akan segera dimulai.

Setelah patok terpasang, mereka akan melakukan sosialisasi pengadaan tanah ke desa atau kelurahan. “Setelah sosialisasi akan dilaksanakan pemasangan patok bidang tanah. Baru kemudian dilakukan pengukuran,” tutur Nanda tentang tahapan sebelum appraisal atau penaksiran harga tanah dimulai. Prosesnya akan dilakukan serentak di tiga daerah.

Seperti diberitakan, pengadaan tanah tahap I dan tahap II dilakukan secara paralel atau bersamaan. Informasi yang diterima koran ini, mulai kemarin perwakilan Kanwil BPN Jatim telah bergerilya ke tiga kantah terdampak Tol Ki Agung. Tujuannya untuk mendelegasikan pelaksanaan pengadaan tanah. Langkah tersebut diambil setelah penlok II disetujui oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

Penerbitan penlok 2 dilakukan untuk memenuhi kebutuhan lahan di kiri dan kanan trase. Penambahan, salah satunya dilakukan karena ada perubahan desain exit tol. Dalam pelaksanaannya, wilayah yang merupakan akses Bandara Dhoho juga akan diprioritaskan, sebagaimana pada tahap 1.

“Penlok tahap kedua kami mulainya (diprioritaskan) yang akses bandara juga. Untuk konstruksinya agar bisa dikerjakan bersama-sama. Jadi kami akan mengejar yang tahap kedua sama mulai dari yang akses bandara,” papar Nanda terkait prioritas pembangunan jalan tol untuk menunjang akses bandar udara pertama di wilayah selatan Jatim itu.

Untuk diketahui, panitia pengadaan tanah masih membutuhkan total 41 hektare tanah lagi di Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Kabupaten Tulungagung. Khusus di Kota Kediri, penlok 2 mencakup 17,4 hektare tanah. Luasan tambahan itu tersebar di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota. Juga di Kelurahan Mojoroto, Mrican, Gayam, Ngampel, Bujel, Sukorame, dan Pojok di Kecamatan Mojoroto.

Baca Juga: Butuh Waktu untuk Pengosongan, Warga Terdampak Tol Kediri-Tulungagung di Kota Kediri Minta Kelonggaran

Sementara itu, proses pengadaan tanah di Kota Kediri akan kembali dilanjutkan pekan ini. Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan BPN Kota Kediri Tutur Pamuji menyebut sejumlah bidang di Kelurahan Mojoroto dan Kelurahan Gayam akan dibayarkan Rabu (10/1) besok. Sebanyak delapan bidang akan dibayarkan kembali di awal pekan ini. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

           

         

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#tol kediri #tol kediri tulungagung #tol kediri kertosono #tol #tol kediri-tulungagung