Operasional Bandara Internasional Dhoho sudah di depan mata. Mengejar deadline sebelum perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), hingga kemarin sejumlah pengerjaan infrastruktur pendukung terus dikebut. Salah satu yang menjadi pekerjaan rumah adalah menghijaukan kawasan bandara dengan menanam pepohonan di sana.
Terkait kondisi bandara yang belum banyak ditumbuhi pepohonan hijau, diakui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi. Meski demikian, menurutnya hal tersebut bukan masalah yang besar. “Itu bisa diselesaikan dalam hitungan hari. Menunggu hujan nanti sudah hijau,” katanya.
Pantauan koran ini, meski seluruh infrastruktur pendukung operasional bandara sudah selesai, para pekerja masih melakukan finishing. Aktivitas yang paling mencolok terlihat di passenger terminal building (terminal penumpang), dan VVIP terminal.
Di passenger terminal building, para pekerja melakukan finishing di bagian atap bandara. Sebagian lainnya memasang lampu di beberapa bagian. Memasuki pintu keberangkatan di sebelah utara, terlihat para pekerja yang menyelesaikan pembangunan lobi utama terminal.
Tepat di bawah atap yang didesain berlubang tengahnya itu, terdapat taman yang berisi berbagai jenis tanaman dan bunga. Identitas Kabupaten Kediri diwakili keberadaan dua gapura di sana.
Di area ruang tunggu, pemrakarsa juga melengkapi sejumlah fasilitas pendukung. Mulai musala, toilet, ruang menyusui hingga lima gerai seperti yang ada di bandara lainnya. Pengisian gerai-gerai tersebut agaknya merupakan kewenangan dari PT Angkasa Pura 1.
Terkait pembangunan proyek Bandara Internasional Dhoho, Bupati Hanindhito Himawan Prama menyebut proyek fisik memang hampir selesai semua. “Hanya tinggal sedikit bagian yang belum,” terangnya.
Pria berusia 31 tahun itu mengaku takjub dengan progres bandara yang cukup pesat. Bahkan khusus untuk fasilitas, dia mengapresiasi karena pemrakarsa memberi fasilitas yang sangat detail. Di antaranya dengan keberadaan toilet khusus disabilitas. Ada pula fasilitas lain yang mendukung penyandang disabilitas untuk beraktivitas di sana. “Fasilitas di bandara sudah sangat ramah bagi disabilitas,” paparnya.
Editor : Anwar Bahar Basalamah