Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pelebaran Jalan Perempatan Banyakan untuk Akses ke Bandara Kediri Sudah Dimulai

Karen Wibi • Selasa, 28 November 2023 | 17:17 WIB
AKSES BANDARA: Perempatan Banyakan yang menjadi pintu masuk menuju Bandara Kediri diperlebar sejak kemarin.
AKSES BANDARA: Perempatan Banyakan yang menjadi pintu masuk menuju Bandara Kediri diperlebar sejak kemarin.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Sarana dan prasarana (sarpras) pendukung Bandara Internasional Dhoho Kediri terus dikebut. Kemarin, pelebaran jalan di perempatan Banyakan yang jadi akses utama ke bandara mulai digarap. Rekanan hanya memiliki waktu sekitar tiga minggu untuk menyelesaikannya.

Pantauan koran ini, sekitar pukul 07.00 kemarin sejumlah alat berat mulai diturunkan. Di antaranya backhoe dan ekskavator yang akan melakukan pengerukan tanah untuk proses pelebaran jalan. Termasuk di antaranya merobohkan 10 rumah warga di sisi timur yang terdampak. 

 “Hari ini (27/11) pelebaran jalan menuju bandara via Perempatan Banyakan mulai dilakukan,” kata Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama terkait keberadaan alat berat di perempatan Banyakan kemarin.

 Irwan menegaskan, dalam beberapa hari ke depan rekanan masih akan melakukan persiapan tanah. Mulai membongkar bangunan hingga melakukan pengerukan sebelum dilakukan pengecoran dan pengaspalan.

 Seperti sebelumnya, Irwan menyebut pelebaran jalan hanya akan dilakukan sepanjang 90 meter saja. Jalan yang sebelumnya sudah diperlebar menjadi delapan meter itu, akan diperlebar lagi menjadi 17 meter. 

 Kapan proyek pelebaran jalan akan rampung? Irwan menyebut pelebaran jalan harus selesai sebelum akhir tahun. Rekanan hanya diberi waktu realisasi sekitar tiga minggu. “Pelebaran ini akan dikebut karena memang akan menjadi akses utama untuk ke bandara,” paparnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi menambahkan, pelebaran Perempatan Banyakan tepatnya di Jalan PB Sudirman menjadi proyek penting bagi Pemkab Kediri. Sebab, sebelum Tol Kediri-Tulungagung dan Tol Kediri-Kertosono beroperasi, jalan tersebut akan menjadi akses utama menuju ke bandara. “Bandara juga akan beroperasi di 8 Desember, jadi memang harus dikebut,” tandasnya.

Lebih jauh Sukadi menyebut perempatan Banyakan juga akan dibangun lebih megah lagi. Tak hanya berupa perempatan seperti sekarang, melainkan akan diberi gapura selamat datang. Tujuannya, agar masyarakat tahu jika jalan tersebut merupakan akses utama menuju bandara. “Tapi untuk saat ini masih akan fokus pelebaran,” imbuhnya. 

Seperti diberitakan, pelebaran jalan di perempatan Banyakan dilakukan oleh PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK). Sesuai kesepakatan, BUMN yang menggarap Tol Kediri-Kertosono itu diberi tanggung jawab untuk memperlebar jalan yang juga merupakan terusan interchange tol di perempatan Banyakan tersebut.

General Manager Teknik dan Operasi PT JNKK Budi Siswandi juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pelebaran jalan dilakukan oleh PT JNKK karena ruas perempatan Banyakan akan menjadi exit Tol Kediri-Kertosono. Terkait pembangunan jalan terusan yang dilakukan lebih dulu dibanding pembangunan Tol Kediri-Kertosono yang belum ada kejelasan hingga sekarang, Eko mengaku tidak mempermasalahkan.

Seperti sebelumnya, dia menyebut PT JNKK baru bisa memulai fisik pembangunan tol setelah tanah siap. Minimal tanah yang dibebaskan harus sudah mencapai 70 persen. Sayangnya, hingga akhir November ini pembebasan tanah masih kurang dari 10 persen di Kediri dan Nganjuk. “Untuk pembangunan tol sepertinya masih akan di tahun depan,” tegasnya.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Bandara Internasional Dhoho Kediri #sarpras #pelebaran jalan #bandara kediri