KEDIRI, JP Radar Kediri - Pengerjaan Jembatan Jongbiru agaknya bisa lebih cepat dari yang ditargetkan. Kemarin, rekanan sudah menyelesaikan pemancangan di sisi utara. Adapun besok (6/11) mereka mulai memasang tiang pancang sisi selatan.
“Alhamdulillah untuk sisi utara telah rampung dikerjakan. Sekarang ganti di selatan,” kata Pelaksana Lapangan Pembangunan Jembatan Jongbiru Anugerah Dwi Pamungkas.
Pria yang akrab disapa Pamungkas menyebut, pemancangan di utara memang relatif lancar. Total ada 28 tiang pancang yang dipasang di sana sebelum berlanjut ke tahap konstruksi selanjutnya.
Terkait pemancangan di sisi selatan, menurutnya sama dengan yang utara. Total ada 28 pancang yang akan dipasang. “Pemasangannya butuh waktu sekitar dua minggu. Bahkan bisa lebih cepat,” lanjutnya.
Khusus untuk pemancangan di selatan menurutnya justru lebih mudah. Sebab, sungainya lebih dangkal. Jika di utara sedalam delapan meter, di selatan hanya enam meter. Karena itulah, dia optimistis pemancangan bisa lebih cepat jika tidak ada kendala yang berarti.
Pamungkas berharap penyelesaian pemancangan bisa berjalan cepat. Sehingga, mereka bisa memasang abutment atau rangka jembatan secepatnya. “Pemasangan rangka jembatan akan lebih mudah dilakukan sebelum musim hujan,” terang Pamungkas sembari menyebut tingkat kesulitan tahap konstruksi itu akan bertambah saat musim hujan nanti.
Terpisah, Andik Setiawan, 42, warga Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo berharap pembangunan jembatan dapat segera selesai. Sehingga, dia bersama warga lainnya tidak lagi harus memutar ke barat sungai karena akses di sana tertutup.
Dengan berjalan memutar, diakui Andik jarak tempuhnya bertambah. Yakni, jarak yang seharusnya hanya satu kilometer (km), kini menjadi lima kilometer. “Kalau naik perahu harus tambah uang. Jadi ribet,” tuturnya.
Terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi menjelaskan, Jembatan Jongbiru jadi salah satu proyek yang pengerjaannya memang dikebut. Sebab, jembatan jadi salah satu akses warga menuju bandara. Dengan dioperasionalkannya jembatan yang ditutup sejak 2017 silam itu, potensi kemacetan dari arah utara bisa dicegah. Terutama di Semampir. “Jembatan Jongbiru menjadi salah satu proyek strategis karena berdampak langsung dengan bandara,” jelasnya.
Seperti diberitakan, proyek pembangunan jembatan dikerjakan oleh PT Dwi Mulyo Lestari. Anggarannya mencapai Rp 25,46 miliar. Nantinya jembatan tersebut akan memiliki panjang 130 meter dan lebar tujuh meter.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah