KEDIRI, JP Radar Kediri- Verifikasi Bandara Internasional Dhoho Kediri oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dijadwalkan akan dilakukan 8 November nanti. Namun, kurang dari seminggu penilaian kelayakan operasional bandara, masih ada empat sarana dan prasarana (sarpras) yang belum selesai.
Data yang dihimpun koran ini dari channel Youtube Wika Gedung, satu dari lima sarpras yang minggu lalu belum selesai, telah rampung digarap. Yakni, GSE service building. Pekan lalu, progres pembangunan infrastruktur tersebut baru mencapai 99,40 persen. Adapun di pekan ke-83 telah selesai 100 persen.
Adapun empat sarpras lain masih terus dikebut realisasinya. Yakni,
passenger terminal building, air traffic control tower, VVIP Terminal, dan PK building. Meski empat bangunan itu belum rampung, progres pembangunan terus berjalan.
Misalnya, pasengger terminal building kini telah mencapai 98,43 persen. Naik sekitar 0,96 persen dibanding minggu lalu. Kemudian, air traffic control tower dan VVIP terminal progresnya sama-sama naik 0,27 persen minggu ini. Terakhir, PK building yang belum ada progres. Realisasi fisiknya sama dengan minggu lalu. Yakni, 99,22 persen.
“Akan kami umumkan (nama maskapai yang membuka rute penerbangan, Red) ketika semuanya sudah pasti,” janji bapak dua anak yang sebelumnya menyebut ada tiga rute utama yang akan dibuka. Yakni, Kediri-Bali, Kediri-Jakarta, dan Kediri-Jeddah (Arab Saudi).
Khusus untuk pelayanan haji dan umrah di Bandara Kediri, Dhito menuturkan, pemkab juga terus berkomunikasi dengan Kerajaan Arab Saudi. “Karena memang mereka yang memberi persyaratannya,” imbuhnya.
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto juga optimistis bandara dapat beroperasi tepat waktu. Salah satunya karena ketepatan pembangunan fisik bandara. Hingga kemarin realisasi fisik sudah lebih dari 99 persen. Artinya, infrastruktur yang belum terbangun hanya kurang dari satu persen.
Dengan segera beroperasinya bandara, Dodi berharap ada kesempatan yang dapat diambil oleh masyarakat Kabupaten Kediri. Salah satunya, terkait potensi ekonomi di sekitar bandara. Terutama untuk UMKM. “Pemkab terus siapkan banyak hal. Terutama soal potensi-potensi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” paparnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah