KEDIRI, JP Radar Kediri - menyisakan 20 persen lagi. Targetnya, awal Desember revitalisasi tersebut dapat dirampungkan.
“Untuk saat ini sudah hampir selesai. Tinggal finishing saja,” terang Pelaksana Proyek Kampung Inggris Arif Kurniawan.
Arif mengatakan, hingga saat ini, progres pembangunan berjalan dengan lancar. Bahkan hingga pekan ke-24, pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen. Artinya pembangunan tinggal menyisakan finishing saja.
Sedangkan dari pantauan wartawan koran ini, pengerjaan di beberapa ruas jalan nyaris rampung. Seperti di Jalan Anyelir, Veteran, dan Brawijaya. Arif menyampaikan jika pekerja tinggal melakukan sedikit pembenahan. Salah satunya perbaikan lampu penerangan jalan umum (LPJU) sepanjang proyek. Lalu, ada beberapa ruas jalan yang nantinya akan diberikan lampu PJU baru.
Lebih jauh, Arif mengatakan jika nantinya jalan tersebut akan dijadikan satu arah. Yaitu dari arah barat. Sehingga tak akan lagi ada kendaraan besar yang berpapasan. Macet pun dapat dihindari. “Kami tidak mungkin mengurangi spesifikasi dari kontrak. Karena itu bukan wewenang kami,” tuturnya.
Dengan progres saat ini, Arif mengklaim pembangunan akan rampung tepat waktu. Karena sesuai target, pembangunan itu akan selesai di awal Desember. Selain saluran air dan trotoar, pihaknya juga membangun foodcourt. Lokasinya berada di timur Lapangan Desa Tulungrejo.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelontorkan anggaran Rp 19 miliar untuk pembangunan Kampung Inggris. Adalah PT Joglo Multi Ayu dari Jakarta Timur yang berhasil memenangkan tender proyek tersebut.
Selain saluran air dan trotoar, pembangunan juga meliputi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal, septic tank biofilter, sentra kuliner, dan jembatan penghubung.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah