Student exchange hanya menjadi langkah jangka pendek yang dilakukan Mas Dhito untuk mengangkat derajat siswa miskin di Kabupaten Kediri. Jangka panjangnya, siswa yang terpilih juga akan mendapat kesempatan untuk melanjutkan kuliah ke Australia.
Dari mana sumber biayanya? Pria yang gemar bermain badminton ini menyebut ada beberapa alternatif penganggaran. Di antaranya dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Kediri. “APBD kita masih sangat mampu untuk membiayai. Ini demi anak-anak dan pemuda Kabupaten Kediri,” katanya.
Lebih jauh Mas Dhito mengungkapkan, setelah SMA Boarding School Dharma Wanita berjalan sekitar dua tahun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Jika hasil evaluasi kementerian menunjukkan hasil yang positif, dia tak segan untuk meminta pemerintah pusat memfasilitasi beasiswa untuk anak-anak Kabupaten Kediri agar bisa kuliah ke luar negeri.
“Kalau SMA Dharma Wanita sudah well management, nanti kami akan minta ke Kementerian agar ada kuota LPDP (lembaga pengelola dana pendidikan) untuk lulusan boarding school,” lanjut Mas Dhito sembari menyebut hal itu sangat mungkin untuk direalisasikan.
Fasilitas pertukaran pelajar ke luar negeri serta beasiswa kuliah ke luar negeri, menurut Mas Dhito akan berdampak secara luas untuk dunia pendidikan di Bumi Panjalu. Terutama, terkait pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak. “Tidak ada lagi alasan tidak bisa sekolah karena terhambat biaya. Yang penting anak-anak harus semangat belajar karena bahkan siswa dari keluarga sangat miskin saja bisa mendapat pendidikan terbaik dari Sampoerna Foundation,” urainya.
Di masa kepemimpinannya, Mas Dhito mengaku akan memperbanyak program-program serupa agar lebih banyak lagi anak-anak yang bisa terakomodasi. Sehingga, dalam jangka panjang kualitas SDM di Kabupaten Kediri akan terkerek naik.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah