Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkot Kediri Gerojok Ratusan Ton Beras Gratis untuk Warga Miskin

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 26 September 2023 | 17:05 WIB
STOK CUKUP: Wali Kota Abdullah Abu Bakar (kemeja putih) mengecek stok beras di Gudang Bulog Cabang Kediri Desa Paron, Kecamatan Ngasem kemarin. IKON KEDIRI: Aktivitas jual-beli mangga podang di musim
STOK CUKUP: Wali Kota Abdullah Abu Bakar (kemeja putih) mengecek stok beras di Gudang Bulog Cabang Kediri Desa Paron, Kecamatan Ngasem kemarin. IKON KEDIRI: Aktivitas jual-beli mangga podang di musim

KEDIRI, JP Radar Kediri–Harga beras yang  tak kunjung turun agaknya diintervensi dengan beberapa kebijakan. Yang terbaru, Pemkot Kediri bersama Bulog Cabang Kediri berencana menggerojok ratusan ton beras gratis untuk puluhan ribu kepala keluarga (KK) warga miskin di Kota Kediri.

Sedikitnya ada sekitar 30 ribu warga kurang mampu yang akan mendapat bantuan pangan tahap II dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu. Tiap KK direncanakan akan menerima 10 kilogram beras. Pembagian akan dilakukan mulai Rabu (27/9) besok hingga Kamis (28/9) lusa.

Jelang penyaluran beras gratis itu, kemarin Wali Kota Abdullah Abu Bakar mengecek stok beras di gudang Bulog Cabang Kediri. Dia memastikan stok beras masih mencukupi hingga lebaran tahun depan. Syaratnya, masyarakat tidak melakukan panic buying atau membeli beras dalam jumlah besar secara bersamaan.

“Nanti (bantuan beras gratis, Red) akan di-dropping di setiap kelurahan secara bergilir. Dengan begitu harapannya bisa menekan laju harga beras,” katanya ditemui di Gudang Bulog Cabang Kediri.

Terkait harga beras yang masih tetap tinggi, menurut Abu pihaknya tetap mengambil langkah untuk menstabilkan. Salah satunya, dengan mengadakan operasi pasar. “Agar harganya tidak volatil (fluktuatif). Karena kalau harganya volatil itu nggak baik juga. Khususnya untuk perekonomian di Kota Kediri,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait rencana distribusi bantuan pangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri M. Ridwan menambahkan, sekitar 30 ribu penerima bantuan merupakan warga kurang mampu. Yakni, mereka yang terdata di Dinas Sosial Kota Kediri.

“Kualitas berasnya juga bagus. Insya Allah dalam dua hari itu kita salurkan beras bantuan pangan untuk warga kita yang tidak mampu. Total penerima manfaat kurang lebih 30 ribuan,” terang Ridwan.

Sebelumnya, Kepala Perum Bulog Cabang Kediri Imam Mahdi mengatakan, lonjakan harga beras beberapa bulan ini disebabkan oleh ketidakseimbangan permintaan dan penawaran. Salah satunya disebabkan oleh produksi beras yang menurun sehingga menyebabkan harganya melonjak di pasaran.

Salah satu intervensi pemerintah untuk menekan harga beras adalah dengan menyalurkan bantuan pangan. Dengan menyuplai pasokan di rumah tangga, diharapkan hukum ekonomi yang menyebabkan harga naik bisa berangsur turun. Pun dengan rumah tangga yang terpenuhi kebutuhan pangannya setidaknya hingga Desember mendatang. “Karena demand-nya sudah turun, maka walaupun produksinya turun, nggak ada kenaikan harga. Malah bisa melandai harganya,” ujarnya. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#harga beras #pemkot #beras