KEDIRI, JP Radar Kediri-Setelah sempat maju-mundur, rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akhirnya dimulai hari ini. Total ada 818 kursi aparatur sipil negara di Kota dan Kabupaten Kediri yang bisa diperebutkan. Para guru honorer daerah (honda) yang sudah lolos passing grade di tes tahun 2021 lalu berpeluang besar untuk bisa diterima.
Untuk diketahui, di Kabupaten Kediri total ada 506 formasi PPPK. Rinciannya, 259 formasi PPPK guru, 217 PPPK tenaga kesehatan, dan 30 PPPK tenaga teknis. Sedangkan di Kota Kediri yang membuka 312 formasi, terdiri dari 188 formasi PPPK guru, 62 formasi PPPK tenaga kesehatan, dan 62 formasi PPPK tenaga teknis.
“Sebelumnya (pendaftaran PPPK, Red) direncanakan dibuka 17 September namun harus diundur hingga 20 September,” aku Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Heru Santoso kepada wartawan koran ini.
Ratusan formasi tersebut menurut Heru sesuai dengan kuota formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Jumlah tersebut sedikit berbeda dibanding usulan BKD Kabupaten Kediri yang mencapai 513 formasi.
Baca Juga: Satgas Pangan Buru Penjual Beras Nakal di Kabupaten Kediri
Lebih jauh Heru mengungkapkan, khusus untuk 259 formasi PPPK guru yang dibuka tahun ini, menurutnya dikhususkan bagi guru kategori P1. Yakni, mereka yang sudah dinyatakan lolos passing grade dalam tes tahun 2021 lalu. “Hanya mereka yang bisa mendaftar,” lanjut Heru.
Adapun untuk tenaga kesehatan, ada beberapa kategori pelamar yang bisa mendaftar. Yakni, pelamar khusus yang merupakan eks tenaga honorer kategori II yang terdaftar di data base Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kemudian, tenaga non ASN yang bekerja di dinas atau instansi yang dilamar. Khusus kategori ini, harus dibuktikan dengan surat keterangan bekerja minimal dua tahun. Selanjutnya, kategori umum yang bisa melamar juga wajib memiliki pengalaman yang sesuai minimal dua tahun.
Di luar dua formasi yang memiliki kuota besar, menurut Heru ada 18 formasi tenaga teknis yang tahun ini mayoritas untuk petugas memadamkan kebakaran (PMK). Selebihnya, ada dua analisis perdagangan dan dua penata penanggulangan bencana.
Dikatakan Heru, pendaftaran seleksi PPPK akan dibuka hingga 9 Oktober nanti. Karenanya, dia meminta masyarakat yang berminat segera menyiapkan berkasnya. “Seleksi administrasi akan dilakukan mulai 29 September hingga 12 Oktober,” jelasnya sembari menyebut pengumuman hasil seleksi administrasi akan digelar sehari kemudian.
Baca Juga: Bangunan Fisik Capai 97 Persen, Ini Target Waktu Tes Landing Pesawat di Bandara Kediri
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri Un Achmad Nurdin mengingatkan para calon pelamar untuk memperhatikan syarat administrasi. “Dalam rekrutmen tahun ini tidak ada berkas fisik. Semuanya online,” kata Un terkait proses rekrutmen di situs https://sscasn.bkn.go.id tersebut.
Lebih jauh Un menjelaskan, semua berkas di-scan warna. Selanjutnya, peserta harus memindai berkas asli. “Hasil scan sangat menentukan. Harus berkas asli yang di-scan dan harus memakai scan warna,” tegas Un sembari menyebut tahun lalu banyak pelamar yang dinyatakan tidak lolos karena mereka memakai scan hitam putih.
Sementara itu, Pri Astutik, salah satu guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Darungan, Kecamatan Pare mengaku optimistis bisa lolos dalam rekrutmen PPPK. Perempuan yang dinyatakan lolos passing grade dalam tes 2021 lalu itu pun siap bersaing dengan ribuan pendaftar lainnya nanti.
Meski tidak bisa menyandang status pegawai negeri sipil (PNS), Astutik mengaku cukup puas bisa menjadi aparatur sipil negara. “Sekarang sudah persiapan berkas juga,” terang perempuan yang juga sudah berlatih soal-soal jelang tes PPPK tersebut.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah