Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bangunan Fisik Capai 97 Persen, Ini Target Waktu Tes Landing Pesawat di Bandara Kediri

Karen Wibi • Rabu, 20 September 2023 | 16:56 WIB

CEK PROGRES: Bupati Hanindhito Himawan Pramana (kemeja biru) melihat pengerjaan beberapa bangunan fasilitas pendukung bandara. Hingga pertengahan September ini realisasi fisik capai 97 persen.
CEK PROGRES: Bupati Hanindhito Himawan Pramana (kemeja biru) melihat pengerjaan beberapa bangunan fasilitas pendukung bandara. Hingga pertengahan September ini realisasi fisik capai 97 persen.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Operasional Bandara Kediri sudah semakin dekat. Selain pembangunan fisik sarana pendukung yang terus dikebut, uji coba landing dan take off pesawat rencananya akan dilakukan November nanti.

“Di November kami siap melakukan verifikasi, tes landing, hingga tes take off,” terang Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDHI) Maksin Arisandi saat melakukan pengecekan progres bandara bersama Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana senin kemarin (18/9).

Maksin mengungkapkan, pembangunan bandara secara fisik sudah nyaris selesai. Hingga Senin lalu persentasenya mencapai 97,04 persen. Artinya, proyek fisik yang belum selesai menyisakan kurang dari tiga persen saja.

Kekurangan fisik tersebut menurut Maksin ditargetkan selesai akhir Oktober nanti. Karenanya, jika tenggat itu bisa dipenuhi, uji coba take off atau lepas landas dan landing atau pendaratan pesawat bisa dilakukan pada November nanti. “Sebelumnya (uji coba take off dan landing, Red) kami juga akan melakukan verifikasi terlebih dahulu,” sambungnya.

Baca Juga: Pasien Tak Harus Datang ke PMI untuk Ambil Darah

Terpisah, Bupati Kediri Hanidhito Himawan Pramana di sela-sela kunjungan menjelaskan, pembangunan bandara terus dikebut. Sesuai target, bandara yang berada di barat Sungai Brantas itu akan beroperasi pada akhir tahun hingga awal tahun 2024.

Dalam kesempatan tersebut Dhito juga menyoroti fasilitas pendukung pengoperasian bandara. Termasuk yang berada di luar area bandara. Di antaranya, keberadaan rambu-rambu lalu lintas menuju bandara. Berdasar pantauannya, jumlah rambu-rambu di sekitar bandara masih belum mencukupi.

Meski demikian, menurutnya itu bukan hanya tugas Kabupaten Kediri. Melainkan juga daerah lain di sekitar Kediri. Seperti Kota Kediri, Kabupaten Nganjuk, hingga Kabupaten Tulungagung. Karenanya, dalam waktu dekat bupati muda itu mengaku akan berkoordinasi terkait masalah tersebut.

“Kami juga akan terus mencoba melakukan pengembangan site development di sekitar bandara,” terangnyasembari menyebut rencana pembangunan insfrastruktur juga akan terus ditambah.
Terkait rencana tes landing dan take off pesawat, menurut Dhito kabar tersebut sangat menggembirakan. Setelah sempat ada rencana first landing pada 17 Agustus silam, agenda itu akhirnya terlaksana November nanti.

Baca Juga: Bupati Dhito Cek Proyek Stadion Gelora Daha Jayati, Ini Hasilnya

Tes yang berlangsung dua bulan ke depan itu menurut Dhito sekaligus menjadi sinyal. Karenanya, Pemkab Kediri juga akan terus berbenah. Termasuk menyiapkan akses menuju bandara yang menurut Dhito masih perlu perbaikan.

Dia menegaskan, perbaikan akses akan tuntas dalam waktu dekat. “Seperti pelebaran akses ke Jembatan Jongbiru juga tengah dilakukan saat ini. Juga jalan Grogol-Banyakan,” paparnya.

Terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi mengatakan Pemkab Kediri tengah berkoordinasi terkait persiapan beroperasinya bandara. Meski belum ada tanggal pasti, Sukadi menyebut pihak GG dan Pemkab Kediri akan mengundang beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur. Tujuannya berkoordinasi tentang pemberdayaan potensi jelang beroperasinya bandara. “Sebelum bandara beroperasi akan segera kita lakukan diskusi. Dalam waktu dekat ini,” ujarnya singkat.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pemkab kediri #bandara kediri #bangunan #landing