Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bupati Dhito Cek Proyek Stadion Gelora Daha Jayati, Ini Hasilnya

Karen Wibi • Selasa, 19 September 2023 | 17:25 WIB

DIKEBUT: Bupati Hanindhito Himawan Pramana (kemeja biru) berbincang dengan perwakilan kontraktor membahas detail progres pembangunan stadion kemarin.
DIKEBUT: Bupati Hanindhito Himawan Pramana (kemeja biru) berbincang dengan perwakilan kontraktor membahas detail progres pembangunan stadion kemarin.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan sidak pengerjaan proyek Stadion Gelora Daha Jayati kemarin siang. Meski progres fisik sudah melampaui perencanaan, orang nomor satu di Pemkab Kediri ini kecewa melihat kondisi drainase yang sempit. Sehingga, rawan terjadi banjir saat hujan deras mengguyur wilayah setempat.

Tiba sekitar pukul 14.00, Dhito mengecek pembangunan stadion yang hingga kemarin masih di tahap pengerjaan struktur. Setelah puas berkeliling, dia menuju ke tepi dan mengecek kondisi drainase. “Kalau pembuangannya seperti ini, kalau nanti banjir siapa yang disalahkan?” gerutu Dhito di depan perwakilan kontraktor.

Pria berusia 31 tahun itu mengungkapkan, drainase di sisi timur stadion itu menurutnya terlalu kecil. Karenanya, dia khawatir jika hujan deras mengguyur Kediri, air akan meluap dan membanjiri rumah warga sekitar.

Memastikan hal tersebut kelak tidak terjadi, Dhito meminta agar kontraktor bisa segera mengatasinya. “Drainase ini harus diselesaikan (diperlebar) sebelum stadion selesai akhir tahun ini,” pintanya sedikit emosi.

Baca Juga: Polres Kediri Kota Usut Pengurasan Sumur Warga Tempurejo yang Tercemar, Ini yang Dilakukan

Lebih jauh Dhito menjelaskan, ada dua masalah besar di stadion yang mendesak untuk segera diselesaikan. Sayang, suami Eriani Annisa atau Mbak Cicha ini enggan menyebut detail satu masalah lain yang kini juga jadi pekerjaan rumah (PR).

“Saya mohon maaf masih belum bisa menjelaskan panjang lebar. Tapi ada dua masalah di stadion,” terangnya sembari menyebut dirinya tengah memikirkan solusi yang akan ditempuh untuk menyelesaikannya.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri Agus Sugiarto yang dikonfirmasi tentang kondisi drainase yang sempit mengungkapkan, pihaknya akan langsung menindaklanjuti bersama kontraktor. “Akan kami evaluasi dan perbaiki,” terang Agus.

Rencananya, hari ini tim dari dinas perkim, dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), serta konsultan akan melakukan pengecekan ke lokasi. Dari sana akan ditentukan langkah-langkah lebih lanjut.

Baca Juga: Cegah Banjir, Dinas PUPR Kota Kediri Normalisasi Kali Kedak

Karenanya, saat ditanya detail pelebaran drainase yang akan dilakukan, Agus mengaku masih belum bisa membeberkan. “Kami cek lokasi dulu besok (hari ini, Red), setelah itu baru diputuskan berapa pelebarannya,” jelas Agus.

Sementara itu, hingga kemarin realisasi fisik stadion masih terus dikebut. Hingga minggu ketiga September ini pengerjaan sudah mencapai 42 persen. Meski kondisi drainase disoal oleh bupati, menurut Agus realisasi bangunan jauh lebih cepat dibanding perencanaan. “Hingga saat ini pembangunan masih berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Pantauan koran ini, sejumlah pekerja terlihat masih sibuk menggarap struktur beton. Mulai dari pembangunan pile cap, tie beam, kolom, balok, hingga plat lantai. Pembangunan struktur beton sudah dilakukan di hampir semua sisi stadion.

Agus menjelaskan, pembangunan struktur beton adalah pengerjaan awal dari stadion. Jika keseluruhan struktur beton sudah rampung, baru akan berlanjut ke tahap selanjutnya.

Baca Juga: Pengujian Terakhir di Lokasi Pencemaran Air Tempurejo Kediri, Ini yang Akan Dilakukan Tim ITS

Seperti diberitakan, Stadion Gelora Daha Jayati merupakan proyek prestisius andalan Bupati Dhito. Proyek yang terletak di dekat Bandara Dhoho Kediri ini dibangun untuk menampung multiplier effect proyek strategis nasional tersebut.

Proyek yang digarap oleh PT PP Urban itu menelan anggaran sekitar Rp 150 miliar. Pembangunan tahap I dimulai Mei hingga akhir Desember nanti. Selain menjadi pusat kegiatan masyarakat, Gelora Daha Jayati yang dibangun sesuai standar Federation Internationale de Football Association (FIFA) itu disebut-sebut akan jadi kandang bagi Persedikab dan Persik Kediri.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bupati dhito #sidak #stadion baru #stadion kediri