Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jelang Operasional Bandara Internasional Dhoho, Pemkab Kediri Buka Kran Investasi

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 14 September 2023 | 17:43 WIB
IKON BARU: Salah satu ornamen atau ikon yang berada di kawasan Bandara Internasional Dhaha Kediri. Menyambut bandara, Pemkab Kediri akan buka penuh kran investasi.
IKON BARU: Salah satu ornamen atau ikon yang berada di kawasan Bandara Internasional Dhaha Kediri. Menyambut bandara, Pemkab Kediri akan buka penuh kran investasi.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Kran investasi di Kabupaten Kediri akan dibuka penuh. Terlebih dengan keberadaan Bandara Internasional Dhaha Kediri nantinya. Pemkab Kediri akan semakin ramah dengan berbagai peluang investasi yang dapat menguntungkan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Menurutnya, dibukanya kran investasi tersebut akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Bumi Panjalu. “Ini bagian komitmen bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri ramah akan investasi. Jadi kita terbuka terhadap pengusaha,” ujarnya.

Salah satu bentuk komitmen tersebut, pihaknya telah mengundang perusahaan untuk berdialog. Tak tanggung-tanggung. Ada 50 owner perusahaan yang diajak berdiskusi. Mereka membahas mulai persoalan, tantangan, hingga hubungan industrial antara perusahaan dan pekerja.

Pemkab meyakini, diskusi tersebut akan dapat memberikan berbagai pandangan baru. Termasuk ide-ide segar yang nantinya dapat diaplikasikan. Termasuk munculnya peluang-peluang bisnis yang dapat dikembangkan. Harapannya, semua lini dapat simultan menyambut bandara.

Tak hanya itu, Dhito juga meminta agar perusahaan yang existing dan masih aktif untuk terus memberikan hak-hak bagi para pekerja. Pasalnya, kran investasi ini harus dapat menyejahterakan masyarakat.

“Bagaiamana perusahaan yang sudah berjalan sekarang ini, bisa memenuhi hak ataupun apa yang menjadi kewajiban perusahaan kepada karyawannya,” tutur ayah dua anak tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kediri Ibnu Imad mengungkapkan pihaknya sangat mendukung hal tersebut. Bahkan, acara ini juga diadakan untuk meminimalisir adanya konflik dalam hubungan industrial. Di mana komunikasi antara pekerja, pemilik perusahaan, dan pemerintah selaku regulator diharapkan tetap dapat berjalan dengan baik. 

“Jangan sampai muncul perselisihan, kalau bisa diantisipasi agar hal itu tidak terjadi,” tutur Ibnu.

Menurutnya, norma ketenagakerjaan harus dilakukan secara penuh. Kemudian hak pekerja dan perusahaan harus ada di dalam peraturan perusahaan. “Pensiun itu (aturannya) bagaimana, sistem penggajian, dan sistem cuti bagaimana. Harus dipatuhi,” tandasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bandara kediri #pemkab #bandara internasional #investasi