KEDIRI, JP Radar Kediri - Permohonan SIM A atau kendaraan roda empat juga alami kenaikan peminat di Polres Kediri. Peningkatan itu diklaim karena kepemilikan mobil di masyarakat yang semakin meningkat setiap tahunnya.
“Karena semakin banyak yang punya mobil. Jadi SIM A pun banyak yang cari,” ujar Kasatlantas Polres Kediri AKP Rahandy Gusti Pradana melalui kanit regident Ipda Tatag Satriyo.
Sebelumnya, pemohon hanya ada 1 – 3 orang dalam sehari. Sekarang menjadi 4 – 5 orang pemohon dalam sehari. Untuk kelulusannya sendiri, Tatag menyebut terbilang tinggi. Karena untuk tesnya sendiri menurutnya juga tidak sulit. Itu disesuaikan dengan kondisi sebenarnya yang dihadapi oleh pengemudi.
Untuk kendaraannya pun tidak ada Batasan. Boleh menggunakan mobil yang disediakan pihaknya maupun bawa sendiri. Tidak ditentukan pula harus manual atau matic.
“Karena aturan tidak mengharuskan matic atau manual. Peraturan hanya mengaakan kendaraan roda empat. Itu pun bisa disesuaikan dengan kepunyaan juga,” ungkapnya.
Namun, tetap saja ada yang gagal. Tatag menyebut kegagalan paling banyak di parkir paralel mundur. “Biasanya menyenggol cone pembatas atau menginjak garis,” tandas Tatag.
Sementara itu, walau demikian ada juga pemohon yang beberapa kali gagal dalam mengikuti ujian, seperti. Nurrohman, 45, salah satu warga Pare. Dia mengaku sudah dua kali lakukan tes dan masih gagal. Menurutnya ada kesulitan saat lakukan parkir paralel. “Gagalnya di parkir paralel,” jelasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah