Pembangunan Jembatan Jongbiru sudah di depan mata. Senin (7/8) lalu tim dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali turun ke lokasi proyek. Di sana, mereka melakukan pengecekan dan pengukuran lapangan.
Kasi Perencanaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Yudit Praminata mengungkapkan, kedatangan pejabat pembuat komitmen (PPK) dari BBPJN itu untuk melakukan pengukuran lahan. “Ruang bebasnya (untuk proyek Jembatan Jongbiru, Red) sudah sesuai perencanaan atau belum, untuk memastikannya,” kata Yudit.
Dari hasil pengecekan dan pengukuran, menurut Yudit semuanya dinyatakan sudah clear. Karenanya, proyek pembangunan Jembatan Jongbiru bisa segera dimulai oleh pusat.
Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menyebut proyek Jembatan Jongbiru akan dimulai bulan ini. Meski demikian, dia belum bisa menyebutkan waktunya secara pasti. “Kalau tidak minggu ini ya minggu depan,” ungkap Irwan.
Baca Juga: Pemkab Kediri Pastikan soal Ini saat First Landing Bandara Internasional Dhoho 17 Agustus
Untuk diketahui, pembangunan jembatan yang rusak sejak 2017 lalu itu sudah selesai dilelang. Pemenangnya adalah PT Dwi Mulyo Lestari dari Kecamatan Delopo, Kabupaten Madiun. Perbaikan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Kediri dan Kota Kediri itu menelan dana Rp 25,46 miliar.
Meski dibangun Agustus ini, proyek dipastikan tidak akan selesai akhir tahun. Melainkan baru selesai tahun 2024 nanti atau bersifat multiyears. Sedangkan proyek jalan yang menjadi akses menuju ke jembatan, akan digarap mulai September-Oktober nanti.
Irwan memastikan, pelebaran jalan Jongbiru menjadi tujuh meter itu tidak membutuhkan waktu lama. Akhir tahun atau akhir Desember nanti perbaikan jalan dipastikan sudah selesai.
Mengapa perbaikan jalan baru dimulai September-Oktober nanti? Pria yang tinggal di Mojoroto itu menyebut masih ada sedikit masalah tentang pembebasan lahan. Hingga kemarin, ada satu bangunan yang belum dibongkar. Yakni, bekas gardu milik PLN.
Baca Juga: Penutupan TMMD, Puluhan Warga di Kelurahan Pojok Kota Kediri Serbu Pasar Murah
Meski demikian menurut Irwan hal tersebut bukan malasah besar. Dalam waktu dekat, bangunan milik PLN itu akan segera dibongkar. “Paling lambat di akhir bulan Agustus. “Kalau pembebasan yang lainnya sudah kita rampungkan semuanya,” terang Irwan.
Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, perbaikan jalan akan dilakukan oleh PT. Poncoredjo dari Kota Surakarta, Jawa Tengah. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 26,91 miliar.
Selain pelebaran jalan Jongbiru, anggaran juga digunakan untuk perbaikan jalan Banjarmlati-Mojo-Catut dan Grogol-Tiron. “Untuk jalan menuju ke Jembatan Jongbiru totalnya 476 meter,” tutupnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah