Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Proyek Pelebaran Jalan di Depan Pasar Gringging Picu Kemacetan

Karen Wibi • Jumat, 4 Agustus 2023 | 16:48 WIB

TERSENDAT: Pengendara kendaraan roda dua dan roda empat antre melintas di jalan depan Pasar Gringging yang kemarin dikerok separo.
TERSENDAT: Pengendara kendaraan roda dua dan roda empat antre melintas di jalan depan Pasar Gringging yang kemarin dikerok separo.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Akses jalan di depan Pasar Gringging kemarin diwarnai kemacetan hingga ratusan meter. Hal tersebut bukan saja karena sistem buka-tutup yang diterapkan selama pembangunan. Melainkan, pengerukan aspal pelebaran jalan Kediri-Nganjuk membuat akses yang bisa dilewati hanya sekitar tiga meter saja.

Pantauan koran ini kemarin, antrean mengular sepanjang sekitar 200 meter saat jalur yang dibuka dari arah berlawanan. Kendaraan roda empat dan roda dua pun baru bisa melintas setelah pekerja memberikan tanda untuk maju.

Di sisi lain, sejumlah pekerja melanjutkan pengerukan di sisi utara jalan selebar sekitar tiga meter. “Hari ini (kemarin, Red) pelebaran jalan sudah memasuki ruas Desa Maron hingga Pasar Gringging,” kata Penanggung Jawab Proyek Pelebaran Jalan Indra Hardianto.

Baca Juga: Ini Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Kabupaten Kediri Kelompok Terbang 88

Khusus untuk pelebaran jalan ruas Desa Maron hingga ke Pasar Gringging sepanjang satu kilometer (km). Adapun dari sebelah barat Kelurahan Mrican, Mojoroto hingga ke Pasar Gringging, setidaknya jalan yang diperlebar mencapai 5,3 kilometer.

Sebagai jalan arteri yang menjadi akses penunjang menuju ke bandara, Jl Kediri-Nganjuk yang semula enam meter akan diperlebar menjadi sembilan meter. Dengan demikian, sisi kiri dan kanan akan diperlebar masing-masing 1,5 meter. “Untuk ruas ini (pasar Gringging, Red) baru seminggu. Masih sekedar pengerukan dan akan memasang gorong-gorong di tepi utara,” lanjut Indra.

Untuk melancarkan prosesnya, Indra menyebut proses pelebaran jalan akan dilakukan 24 jam. Pekerja merealisasikan pekerjaan secara bergantian. Selebihnya mereka juga melakukan skema buka tutup jalan. Pertimbangannya, agar kemacetan tidak memanjang di lokasi yang dekat dengan lampu merah tersebut.

Baca Juga: Persediaan Blangko E-KTP di Dispendukcapil Kota Kediri Semakin Menipis

Dengan pola tersebut, menurut Indra pelebaran jalan yang dimulai beberapa bulan lalu itu akan selesai dalam hitungan minggu. “Sampai saat ini pelebaran jalan masih berjalan dengan normal. Tidak ada kendala apapun,” tandasnya.

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra mengungkapkan, selain proyek yang dibiayai oleh Pemprov Jatim itu, pemkab berencana menggarap perbaikan jalan ke arah selatan atau menuju kantor imigrasi. “Akses jalan ke kantor imigrasi akan kami aspal ulang,” tutur Irwan tentang jalan yang sudah banyak berlubang itu.

Selebihnya, pemkab juga berencana melakukan pelebaran jalan dengan pengecoran di sisi kanan dan kiri. “Kami masih menunggu anggaran dari pusat (untuk pelebaran jalan menuju kantor imigrasi, Red),” jelas Irwan sembari menyebut pelebaran akan segera dilakukan begitu anggaran dari pusat turun. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pasar gringging #kemacetan #pelebaran jalan #proyek