KEDIRI, JP Radar Kediri – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri memperingati Hari Anak Nasional ke-39 pada Rabu (26/7). Digelar di GOR Jayabaya Kota Kediri, kegiatan ini diikuti ratusan anak. Mulai tingkat SD sampai dengan jenjang SMA sederajat.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menghadiri secara langsung di peringatan Hari Anak Nasional. Pada kegiatan tersebut, anak-anak menampilkan pertunjukan. Mulai bermain alat musik, menari, baris kreasi, menyanyi dan lainnya. Mas Abu -sapaan akrab wali kota- mengatakan, di Hari Anak Nasional ini menekankan beberapa hal untuk mencetak generasi emas di masa mendatang.
“Acara ini memberikan ruang dan media untuk anak-anak mengeksplor potensi yang dimilikinya,” ujarnya. Orang nomor satu di Kota Kediri ini berpesan kepada anak-anak di Kota Kediri untuk tidak melakukan bullying. Apabila mengalami atau mengetahui tindak bullying, kekerasan seksual dan lainnya harus berani melaporkannya.
Karena anak-anak di Kota Kediri harus tumbuh dan berkembang dengan baik untuk mencetak generasi emas dan bukan generasi cemas di masa mendatang. “Anak-anak Kota Kediri juga harus memiliki mental yang hebat agar siap ketika kelak bersaing dengan anak-anak di seluruh belahan dunia,” terang Mas Abu.
Selain itu, Mas Abu juga berpesan kepada guru-guru untuk tidak memberikan pekerjaan rumah terlalu banyak kepada muridnya. Menurutnya agar anak-anak tetap memiliki waktu bermain dan bersama keluarganya. “Kepada orang tua agar dikurangi dalam memberikan gadget untuk anaknya. Karena anak-anak ini harus bermain secara fisik dan bersosialisasi,” jelas Mas Abu.
Sementara itu, kegiatan perinngatan Hari Anak Nasional ke-39, Dinas P3AP3KB Kota Kediri juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri beserta Forum Anak Kota Kediri, dan Lembaga Perlindungan Anak serta seluruh stakeholder pendidikan yang ada di Kota Kediri.
Editor : Anwar Bahar Basalamah