KEDIRI, JP Radar Kediri – Seleksi calon komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota/Kabupaten terus bergulir. Di tahap tes wawancara, persaingan berlangsung ketat. Dari 12 pendaftar yang lolos sampai tahap tersebut, tim seleksi (timsel) hanya akan mengambil separonya.
Anggota Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Zona 6 Arif Subekti menjelaskan, penyaringan itu lantaran menyesuaikan aturan dua kali kebutuhan. Adapun kebutuhan komisioner Bawaslu Kota Kediri sebanyak tiga orang saja. Praktis, hanya akan ada enam orang yang lolos tahap ini. Jumlah itu artinya hanya setengah dari peserta yang mengikuti tahap tes wawancara.
“Kita mulai Senin (17/7) sampai Jumat (hari ini, Red) akan melaksanakan tahap wawancara untuk yang sudah lolos dari tahap seleksi administrasi, CAT (computer assisted test), dan psikotes,” ujarnya.
Adapun di tahap seleksi yang berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya itu, pendaftar disaring sebanyak empat kali kebutuhan. Hasil penyaringan menghasilkan 12 calon komisioner Bawaslu Kota Kediri yang akan melewati tahap tes terakhir ini sebelum diajukan ke Bawaslu RI.
Sementara tahap terakhir ini mencakup tes wawancara dan tes kesehatan. “Setelah wawancara, nanti akan kami kompilasi nilai wawancara dan tes kesehatan. Digabung, untuk nanti hasilnya sejumlah dua kali kebutuhan,” beber Arif.
Untuk diketahui, hingga penutupan pendaftaran pada 21 Juni 2023 lalu, pendaftar Komisioner Bawaslu Kota Kediri sebanyak 30 orang. Di tahap awal –yakni seleksi administrasi— hanya tersisa 26 peserta yang dinyatakan lolos secara administratif dan bisa melanjutkan tahapan seleksi berikutnya. Yakni, computer assisted test (CAT) dan psikotes yang keduanya diselenggarakan di BKN Surabaya.
Dari hasil tes itulah kemudian peserta mengerucut sebanyak empat kali kebutuhan untuk masing-masing kota dan kabupaten. Pendaftar Kota Kediri hanya tersisa 12 peserta. Sebelum melaksanakan tes wawancara, seluruhnya mengikuti tes kesehatan yang juga diselenggarakan di BKN Surabaya pada Minggu (16/7) lalu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah