“Jumlah pelamar mencapai 2.100 orang. Baik secaraonline maupun offline,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri Ibnu Imad kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin.
Tidak hanya mencatatkan jumlah pelamar itu saja. Pihaknya juga mendata jumlah pengunjung yang datang langsung ke sana. Jumlahnya juga mencapai ribuan. Tepatnya sebanyak 2.200 orang. Uniknya, para pelamar kerja ini tidak hanya datang dari Kediri Raya saja. Banyak juga pelamar yang datang dari luar kota.
Lebih lanjut, Ibnu mengatakan bahwa dalam bursa kerja tersebut diikuti oleh 64 perusahaan. Total, ada sebanyak 2.600 lowongan kerja yang dibuka dalam job fair ini. Harapannya, banyak orang yang dapat terserap menjadi tenaga kerja. Sehingga angka pengangguran dapat ditekan.
“Ini merupakan salah satu upaya kami untuk menekan angka pengangguran,” tutur Ibnu kepada koran ini.
Sementara itu M. Khalid, 24, pelamar asal Desa Butuh, Kecamatan Kras mengaku tertarik untuk mengikuti bursa kerja ini. Dia tidak hanya membawa satu-dua surat lamaran kerja saja. “Saya bawa lima sekalian. Buat jaga-jaga,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Evi Rosita, 25, asal Tulungagung. Evi tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersebut. “Nggak apa-apa agak jauh. Namanya juga usaha,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah