Kondisi ini sudah berlangsung relatif lama. Membuat warga sekitar merasa resah. Sebab, penerangan menjadi berkurang. Kondisi jalan menjadi relatif gelap. Padahal, setiap malam anak-anak di sana pergi-pulang mengaji melalui jembatan itu.
"Sudah cukup lama sih matinya," aku Yeni, 43, warga setempat.
Jembatan Ngadi, yang punya panjang 47 meter dan lebar 7 meter baru diresmikan awal tahun ini. Menghubungkan Desa Ngadi dan Desa Jeli, Tulungagung. Pengganti jembatan lama yang hilang diterjang banjir.
"Dulu waktu awal-awal (beroperasi, red) juga nyala padahal," ujar Yeni, yang saat diwawancarai baru saja menjemput anaknya pulang mengaji.
Berdasarkan pantauan koran ini, ada dua PJU di badan jembatan. Yakni di sisi kanan dan kiri jembatan. Lampu penerangan yang mati ini berada di ruas jembatan sisi timur. Sedangkan lampu penerangan yang berada di sisi barat tetap menyala.
Kondisi PJU yang mati tersebut tidak hanya di badan jembatan. Dua lampu yang berada di oprit utara atau sisi Kabupaten Kediri juga tidak berfungsi. Lokasinya berada di sisi barat. Sehingga, total ada tiga PJU yang tidak berfungsi.
Kondisi berbeda terjadi di ruas Tulungagung. Dua lampu penerangan di sana masih berfungsi.
Keluhan juga disampaikan oleh M. Halim, 34, warga Desa Ploso, Kecamatan Mojo. Dia mengaku sering memanfaatkan akses jembatan tersebut menuju Tulungagung. Tidak hanya di pagi atau siang hari saja. Tetapi juga saat malam hari.
"Kalau pagi atau siang tidak masalah. Malamnya yang gelap," tandasnya.
Terpisah, Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Perhubungan (Dishub) Kediri Chuntjoro mengatakan segera merespon hal tersebut. Namun begitu, dia mengatakan bahwa kewenangan penanganan PJU tersebut berada di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
"Akan kami koordinasikan dengan dinas perkim. Terima kasih atas informasinya," terangnya.
Untuk diketahui, pembangunan jembatan ini memakan waktu sekitar 8 bulan. Dimulai sejak April 2022 dan selesai pada bulan Desember 2022. Namun begitu, jembatan ini baru diresmikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana pada akhir Januari 2023. Sebelumnya, jembatan ini ambruk pada 2017 silam. Sehingga akses transportasi dan ekonomi menjadi tersendat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah