Kepala Kemenag Kabupaten Kediri Achmad Fa’iz mengungkapkan, Batasan isi koper sudah diberitahukan kepada jemaah sebelumnya. “Tidak boleh lebih dari itu (20 kilogram, Red),” kata pria yang akrab disapa Fa’iz itu kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin.
Lebih jauh Fa’iz meminta seluruh jemaah menaati aturan tersebut. Termasuk larangan terharap barang jenis tertentu yang tidak boleh dibawa. Di antaranya, barang yang mudah terbakar dan meledak.
Selebihnya, jemaah juga dilarang keras membawa barang atau senjata tajam. Termasuk gunting, alat pemotong kuku, alat cukur, dan semacamnya yang tidak boleh masuk ke dalam koper bagasi.
Bagaimana jika ada yang nekat membawa barang terlarang itu? Menurut Fa’iz akan disita oleh otoritas yang berwenang. Demikian juga jika koper jemaah melanggar ketentuan berat maksimal.
“Kalau untuk tas tenteng atau kabin berat maksimalnya 7 kg,” tutur Fa’iz sembari menyebut tas tenteng tidak perlu dikumpulkan seperti halnya koper. Tas bisa dibawa jemaah dan dimasukkan ke dalam bus sebelum upacara pemberangkatan Minggu pagi besok.
Dikatakan Fa’iz, pengumpulan koper di ruang Joyoboyo Pemkab Kediri dibatasi hingga hari ini (3/6). Fa’iz meminta jemaah yang belum mengirim koper ke pemkab agar segera melakukannya. Pengumpulan koper dapat dilakukan mulai pukul 08.30 hingga 15.30 WIB.
Selanjutnya, ribuan koper tersebut akan langsung diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya sore ini. Selanjutnya, besok (4/6), jemaah akan menyusul. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Kediri Abdul Kholiq Nawawi menambahkan, jemaah akan diberangkatkan dengan 30 armada bus.
Pria asal Kecamatan Wates ini menegaskan, jemaah kelompok terbang (kloter) 29 akan berangkat dengan sembilan armada bus. Sedangkan kloter 30 dan 31, disiapkan masing-masing sepuluh bus. Terakhir, kloter 32 disiapkan satu bus.
“Kami persiapkan yang terbaik. Semoga lancar dan tidak ada kendala yang berarti,” harapnya.
Sementara itu, ratusan CJH Kota Kediri baru menyetorkan kopernya hari ini. Seperti halnya jemaah asal Kabupaten Kediri, koper mereka akan dikirim ke Asrama Haji Sukolilo sore nanti. Adapun jemaah baru berangkat besok sore (4/6)
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Kediri Tjitjik Rahmawati menyebut, pengumpulan 332 koper jemaah dilakukan mulai pukul 15.00 sampai 18.00 sore ini. Begitu koper jemaah terkumpul, akan langsung dikirim ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Adapun jemaah yang berkumpul di Aula Al Muktamar Lirboyo akan berangkat besok (4/6) sore.
“Besok (malam ini, Red) jam tujuh sore koper akan dikirim ke Asrama Haji Surabaya. Sedangkan pemberangkatan jemaah menuju asrama haji tanggal 4 Juni pukul 16.00,” terang Tjitjik.
Sebanyak 329 jemaah Kota Kediri tergabung dalam kelompok penerbangan (kloter) 32 gelombang 1. Mereka akan bergabung dengan jemaah asal Kota Blitar dan Kabupaten Kediri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah