Pantauan koran ini, ground breaking pembangunan stadion kemarin ditandai dengan pemancangan di area proyek. Bupati Hanindhito Himawan Pramana mengecek langsung progres pemadatan untuk persiapan realisasi fisik. “Proyek stadion harus selesai akhir tahun. Untuk (pembangunan stadion, Red) tahap II akan dimulai tahun depan,” kata Dhito.
Lebih jauh Dhito mengakui, proyek stadion membutuhkan dana yang besar. Karenanya tidak bisa selesai dalam satu tahun. Bapak dua anak itu menyebut, proyek stadion tak ubahnya investasi jangka panjang. “Stadion ini nanti bisa digunakan untuk 50-60 tahun ke depan,” lanjutnya.
Seperti sebelumnya, Dhito menegaskan stadion akan dibangun sesuai standar FIFA. Tak hanya bangunan utama, pihaknya juga akan melengkapi dengan fasilitas pendukung yang memadai.
Direktur Operasi PT PP Urban Dian Adi Cahyono yang ditemui di lokasi proyek menyebut, pihaknya akan menggarap pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, dan landslide. Ditanya tentang waktu pengerjaan yang tinggal tujuh bulan, Adi optimistis bisa menyelesaikan proyek sesuai tenggat waktu akhir Desember nanti. “Kami akan mengerjakan dengan profesional. Sehingga dapat selesai dengan tepat mutu dan waktu,” tandasnya.
Sementara itu, meski proyek stadion sudah dimulai kemarin ternyata pemkab belum menyiapkan Namanya. Dhito menyebut, sebenarnya sudah ada 10 usulan nama yang masuk. “Tapi semua saya tolak,” beber suami Eriani Annisa tersebut.
Usulan tersebut tidak diterima karena dianggap belum sesuai. Dhito menilai stadion merupakan aset dan kebanggaan warga Kabupaten Kediri. Karenanya, dia memilih menyayembarakan pemilihan namanya. “Ini kan stadionnya milik masyarakat. Jadi, saya rasa harus masyarakat juga yang memberikan nama,” tegas bapak dua anak tersebut.
Nama stadion menurut Dhito harus menggambarkan semangat dan filosofi tentang Kabupaten Kediri. Sehingga, nama bisa merepresentasikan ikon baru di barat sungai ini. Tidak hanya melombakan pemberian nama. Melainkan, pembuatan logo dan font juga akan dilombakan. “Semuanya harus memiliki makna yang filosofis. Secepatnya akan kami sayembarakan,” tuturnya.
Seperti diberitakan, Stadion Kediri direncanakan bisa menampung 15 ribu penonton. Selain menjadi pusat olahraga, stadion diharapkan akan menjadi pusat perekonomian baru masyarakat.
Selain membangun fisik stadion, pemkab juga akan membuat akses jalan menuju ke stadion. Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menyebut, pihaknya sedang melakukan persiapan feasibility study pembangunan akses jalan menuju ke stadion. “Lebar jalan direncanakan 20 meter, panjangnya sekitar 800 meter,” tutur Irwan.
Ada tiga alternatif lokasi yang akan dijadikan study. Setelah FS selesai akhir tahun nanti, akan terpilih satu titik. Demikian juga kebutuhan anggaran untuk pembangunan jalan. “Proyek fisik akan dibangun tahun depan, beriringan dengan pembangunan stadion tahap II,” jelas Irwan memastikan proyek pembangunan jalan tidak akan terkendala waktu karena lebih cepat.
Editor : Anwar Bahar Basalamah