Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto menyatakan, mendukung jika ada warga lokal yang dapat bekerja di bandara tersebut. Namun, harus ada pelatihan atau pembekalan terlebih dahulu yang diberikan kepada mereka sebagai calon pekerja.
“Perlu pelatihan sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan,” ujar legislator ini saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Kediri.
Hanya saja, menurut dia, operator bandara pasti memiliki kualifikasi tersendiri untuk dapat menerima pekerja. Oleh karena itu, pelatihan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan pihak operator tersebut menjadi perlu. “Sumber daya manusia (SDM) yang ada harus disiapkan dengan baik,” tuturnya.
Menurut Dodi, Pemkab Kediri juga sudah berjalan ke arah penyiapan SDM tersebut. Sehingga, tidak menutup kemungkinan pekerja di bandara kelas juga dapat mengakomodasi tenaga warga asli Kabupaten Kediri. Hanya saja, sejauh mana prosesnya dia belum mengetahui secara pasti.
“Kita tunggu saja bagaimana nanti kelanjutannya. Harapannya ada tenaga lokal yang ikut di bandara nanti,” tandas Dodi.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengungkapkan bahwa akan banyak nilai plus yang didapatkan dengan keberadaan bandara. Karena itu, pemkab banyak berbenah untuk menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk menyambut operasional bandara nanti.
Termasuk dengan mempersiapkan SDM di Kabupaten Kediri. “Berbagai persiapan sedang kami kerjakan. Tidak hanya infrastruktur, tetapi dari sisi SDM juga,” pungkas Dhito.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah