Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mas Abu Banting Setir Jadi Legislator di Pemilu 2024

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 15 Mei 2023 | 18:05 WIB
SIAP BERTARUNG: Wali Kota Abdullah Abu Bakar (depan) bersama puluhan bacaleg mendaftar ke KPU Kota Kediri, kemarin. (Foto: Ayu Isma/JPRK)
SIAP BERTARUNG: Wali Kota Abdullah Abu Bakar (depan) bersama puluhan bacaleg mendaftar ke KPU Kota Kediri, kemarin. (Foto: Ayu Isma/JPRK)
KEDIRI, JP Radar Kediri-Pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) kemarin mengubah peta politik di Kota Kediri. Wali Kota Abdullah Abu Bakar dipastikan akan banting setir menjadi legislator. Ada dua opsi yang dijajaki. Yakni, menjadi anggota DPRD Jatim dan ke DPR RI.

Kepastian perpindahan karir Abu setelah dua periode jabatan wali kota yang diembannya diungkapkan kemarin. Di depan sejumlah wartawan, dia mengaku akan maju dalam pemilihan anggota legislatif (pileg) di DPRD Jatim. Yakni, daerah pemilihan (dapil) Kediri.

Demi persiapan tersebut, Abu mengaku sudah mengajukan pengunduran diri. “Surat pengunduran diri saya on process,” kata Abu. Setelah dirinya ditetapkan sebagai calon anggota legislatif (caleg), pria yang gemar bersepeda itu mengaku akan mundur secara resmi. Dia memperkirakan pengunduran dirinya pada November nanti.

“Prinsip saya dari pertama menjadi wakil walikota itu ingin membantu rakyat. Jadi ingin menjadi orang yang berguna bagi masyarakat. Setelah selesai walikota ini, saya nggak boleh berhenti sama DPP,” beber Abu yang kemarin mendaftarkan 30 bacaleg itu.

Meski nantinya “menyelesaikan” jabatan lebih awal, Abu memastikan program-program yang dirintisnya untuk warga Kota Kediri akan tetap diselesaikan dengan baik. Demikian pula rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang sudah dirumuskannya.

Ditanya tentang capaian PAN di Kota Kediri, pria yang menjabat ketua DPD PAN Kota Kediri ini menjelaskan, jika 2019 lalu bisa meraih lima kursi, tahun 2024 nanti menargetkan untuk bisa meraih sembilan kursi.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, meski menyatakan akan maju ke DPRD Jatim, belum tertutup kemungkinan bagi Abu untuk maju ke DPR RI daerah pemilihan (dapil) VI Jatim. Apalagi, hingga kemarin Namanya masih terdaftar di bacaleg DPR RI.

Selain Abu, ada dua legislator dari PAN lain yang akan hijrah. Yakni, Reza Dharmawan yang maju ke DPR RI dapil VI Jatim dan Kholifi Yunon yang akan maju ke DPRD Jatim. “Saya ingin menguatkan PAN di DPR RI,” kata Reza Dharmawan sembari menyebut PAN menargetkan untuk bisa meraih 12 kursi.

Untuk diketahui, selain PAN, kemarin PPP juga mendaftarkan bacalegnya ke KPU Kota Kediri. Total ada 29 bacaleg yang didaftarkan oleh Ketua DPC PPP Ahmad Abdul Muqtadir sekitar pukul 15.30 kemarin. “Kami sudah memberi amanat untuk bacaleg, tidak usah bermain politik hitam,” jelasnya sembari menyebut PPP menargetkan bisa mendapat tiga kursi.

Sementara itu, di Kabupaten Kediri ada empat parpol yang mendaftarkan bacaleg-nya kemarin. Yaitu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), PAN, PPP, dan Partai Umat. Di antara puluhan nama bacaleg yang diserahkan ke KPU Kabupaten Kediri kemarin ada nama mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kediri Siswanto yang maju lewat PAN. “Saya ingin melanjutkan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Siswanto.

Pria yang tinggal di Desa Bakalan, Grogol itu akan maju di dapil 6 yang meliputi Kecamatan Banyakan, Grogol, Tarokan, Mojo, dan Semen. Menjadi pendatang baru, dia mengaku tidak gentar harus bertarung dengan banyak petahana di sana. “Saya menargetkan dapat minimal 12 ribu suara,” lanjutnya.

Ketua DPD PAN Kabupaten Kediri Widyo Harsono mengaku siap bertarung habis-habisan. PAN menargetkan untuk menjadi parpol ketiga terbesar di Kabupaten Kediri. “Minimal 7 kursi. Kami yakin bisa mendapatkan lebih dari itu,” terang Harsono setelah tahun 2019 lalu meraih lima kursi.

Hal senada disampaikan Ketua DPD PKS Kabupaten Kediri Marendra Darwis. Dia optimistis bisa meraih kursi yang lebih banyak. Yang sebelumnya hanya satu kursi, kini bisa menjadi satu fraksi atau minimal empat kursi dewan. “Kami optimistis dapat menambah perolehan kursi dalam Pileg 2024,” tandas Darwis yang kemarin mendaftarkan 50 bacaleg.

Selain dua parpol tersebut, PPP juga mendaftarkan bacalegnya. “Dari dua kursi yang sudah kami miliki, kami menargetkan ada 6 tambahan kursi lagi,” tutur Ketua DPC PPP Kabupaten Kediri Taufiq Chavifudin yang kemarin juga mendaftarkan 50 bacalegnya.

Lebih lanjut, Ketua DPD Partai Umat Kabupaten Kediri Imam Muhson mengaku percaya diri meski sebagai parpol baru. Dengan mantap dia mengaku yakin mendapat kursi di tiap dapil. “Setidaknya kami menargetkan 6 kursi,” ungkap Imam.

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi mengamini pihaknya hanya menerima pendaftaran empat parpol. Dia mengimbau parpol yang belum mendaftar untuk segera menyerahkan berkas bacaleg masing-masing. Sebelum pendaftaran ditutup. “Biasanya di hari-hari terakhir nanti pasti akan menumpuk banyak parpol yang daftar,” tegasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pemerintahan #kpu #dprd #mas abu #legislator