Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pelebaran Jalan Banyakan-Bolawen Harus Rampung Agustus Tahun Ini

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 9 Mei 2023 | 17:01 WIB
DIKEBUT: Rekanan proyek pelebaran jalan Banyakan-Bolawen mulai menggali tanah di sisi kanan dan kiri jalan. Proyek ditarget tuntas sebelum 17 Agustus nanti. (Foto: Wahyu Adji)
DIKEBUT: Rekanan proyek pelebaran jalan Banyakan-Bolawen mulai menggali tanah di sisi kanan dan kiri jalan. Proyek ditarget tuntas sebelum 17 Agustus nanti. (Foto: Wahyu Adji)
KEDIRI, JP Radar Kediri-Lanjutan pelebaran jalan Banyakan-Bolawen dimulai kemarin. Sejumlah pekerja terlihat mulai menggali sisi kiri dan kanan jalan yang saat ini luasnya baru empat meter itu. Proyek ditarget selesai Agustus nanti agar bisa dilewati saat soft launching bandara

Pantauan koran ini, sejumlah alat berat terlihat mulai menggali tanah di sisi kanan dan kiri jalan menggunakan ekskavator dan vibratory roller. Dua alat berat itu mulai beroperasi selepas Dhuhur.

Terkait pelaksanaan proyek pelebaran jalan mulai kemarin, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Malik Abdul Aziz menjelaskan, penandatanganan kontrak proyek sudah dimulai sejak 2 Mei lalu. “Pengerjaan baru dilakukan hari ini (kemarin, Red) setelah koordinasi dengan dinas perhubungan, polres, polsek, kecamatan, dan desa,” kata Malik.

Sesuai target, menurut Malik proyek harus tuntas dalam waktu empat bulan. “Kami upayakan sebelum soft launching bandara (17 Agustus, Red) sudah selesai,” lanjutnya sembari menyebut saat peringatan kemerdekaan RI nanti rekanan sudah melakukan finishing sebelum Agustus.

Untuk diketahui, meski proyek pelebaran jalan sudah dimulai, akses Banyakan-Bolawen yang melewati Desa Tiron dan Desa Manyaran itu belum ditutup total. Pengendara masih leluasa melintas di jalan eksisting.

“Kami beri akses untuk warga sekitar, untuk yang tidak berkepentingan kita alihkan,” terang Malik.

Seperti diberitakan, dalam pelebaran jalan lanjutan ini rekanan harus menggarap sepanjang 1500 hingga 1600 meter. Jalan yang sekarang baru selebar empat meter akan diperlebar menjadi delapan meter. Anggaran yang disiapkan untuk proyek tersebut mencapai Rp 10 miliar.

Khusus di Desa Tiron, nantinya juga akan dibangun taper atau jalan menikung terusan dari interchange tol sepanjang 550 meter. Proyek yang dikerjakan bersamaan itu diharapkan bisa selesai berbarengan dan menyambung.

Sementara itu, selain pengerjaan pelebaran jalan, proyek pembangunan Jembatan Jatirejo juga sudah dimulai. Proyek yang dianggarkan sekitar Rp 3 miliar itu sudah dimulai sejak Kamis (4/5) lalu.

Kepala Pelaksana Proyek Hari Murti menyebut, hingga kemarin pembangunan Jembatan Jatirejo baru pada tahap pembuatan akses sementara. Sejumlah truk terlihat mengangkut material berupa tanah dan koral untuk membuat akses di sisi kiri jembatan. “Dilakukan pengurukan (akses sementara, Red),” terang Hari.

Jika pelebaran jalan bisa selesai dalam waktu empat bulan, pembangunan jembatan membutuhkan waktu yang lebih lama. Yakni, sekitar enam bulan. Jembatan yang saat ini baru selebar 3 meter akan diperlebar hingga 7,2 meter. Adapun panjangnya mencapai 30 meter.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita viral #berita terbaru #berita hari ini #berita kediri hari ini