Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkab Kediri Gerojok Anggaran Rp 30 M untuk Perbaikan Jalan, Ini Prioritasnya

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 1 Mei 2023 | 01:48 WIB
SEGERA REHAB: Pegawai Pemkab Kediri menunjukkan peta wilayah yang terkait jalur ruas jalan yang akan diperbaiki setelah Lebaran.
SEGERA REHAB: Pegawai Pemkab Kediri menunjukkan peta wilayah yang terkait jalur ruas jalan yang akan diperbaiki setelah Lebaran.
KEDIRI, JP Radar Kediri –Sejumlah jalan rusak di Kabupaten Kediri akan segera diperbaiki awal Mei ini. Pemkab menggelontor dana total Rp 30 miliar untuk memermak sejumlah titik yang kerusakannya parah. Setidaknya ada delapan ruas yang akan jadi prioritas tahun ini. Empat ruas jalan di antaranya ada di perempatan Bogo.

Mulai arah utara atau Jl Bogokidul-Kunjung-Borolor. Kemudian, arah selatan ke arah Jl Pagu-Bogo. Selanjutnya arah timur Jl Pelem-Bogo, dan arah barat Jl Papar-Bogo. Sisanya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri juga akan menggarap perbaikan jalan ruas Gurah-Pagu, Kranggan-Plosoklaten. Kemudian, Kranggan-Menang, hingga kerusakan jalan di barat sungai. Yakni, ruas Banyakan-Tiron. “Delapan ruas itu masuk daftar prioritas perbaikan tahun ini,” kata Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Perbaikan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Malik Abdul Aziz.

Lebih jauh Malik menjelaskan, tahun ini PUPR berencana memperbaiki jalan rusak sepanjang 15.115 meter. Ruas perbaikan terpanjang ada di Bogokidul-Papar yang mencapai 3.311 meter. Kemudian, disusul jalan Bogokidul-Kunjang-Borolor sepanjang 3.275 meter. Selain melakukan perbaikan

jalan, pemkab juga akan memperlebar jalan yang semula hanya lima meter menjadi 7-8 meter.

Dikatakan Malik, dalam perbaikan jalan tahun ini pihaknya juga menimbang fungsi jalan dan tingkat kerusakannya. Delapan

ruas tersebut dijadikan prioritas karena sering jadi jalan alternatif. “Kami harus menerapkan skala prioritas karena ada pemangkasan anggaran secara umum,” jelas Malik.

Untuk diketahui, selain perbaikan setelah lebaran nanti PUPR juga sudah menangani jalan rusak sejak awal tahun. Meski demikian bentuknya baru penambalan jalan yang berlubang. Seperti diberitakan, kerusakan jalan yang berlubang ditemukan hampir di semua ruas jalan Kabupaten Kediri. Mulai yang skala ringan hingga lubang besar yang sering membuat warga celaka.

Seperti di Desa Petok, Mojo. Warga setempat harus mengecat jalan berlubang di daerahnya agar pengendara yang melintas lebih waspada. Inisiatif warga tersebut muncul setelah mereka melihat banyak pengendara yang terjatuh karena tidak mengetahui di lingkungan tersebut banyak titik jalan rusak.

Kerusakan yang sama juga terlihat di ruas jalan Kunjang-Bedali yang merupakan jalur provinsi. Di jalan yang menghubungkan Kediri-Blitar itu juga didapati banyak lubang menganga yang membahayakan pengendara.

Sayangnya, hingga akhir April ini belum kunjung ada perbaikan di sana. Upaya warga untuk menambal kerusakan jalan menggunakan cor semen tidak bertahan lama. Tambalan akan kembali mengelupas beberapa hari setelah dipasang.

Terkait kerusakan di beberapa titik tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menyebut pihaknya tidak hanya melakukan perbaikan jalan menggunakan anggaran daerah. Melainkan, beberapa di antaranya menggunakan anggaran pusat. “Perbaikan jalan Banjarmlati-Mojo itu masuk inpres jalan daerah,” terang Irwan.

Sesuai rencana pusat, akses jalan mulai dari perbatasan Kota Kediri hingga ke Kecamatan Mojo akan di-overlay atau aspal ulang. “Waktunya menyesuaikan pusat, tapi pasti dilakukan tahun ini,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

  Editor : Anwar Bahar Basalamah
#jalan di kediri #radar kediri #kabupaten kediri #berita terkini #kediri viral #berita terbaru #berita hari ini #pemkab kediri #jalan rusak