Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dianggarkan Rp 15 M, Lelang Proyek SMPN 9 Kota Kediri Masih Revisi

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 26 April 2023 | 17:16 WIB
MEGAH: Gedung baru SMPN 9 Kota Kediri yang dibangun di lahan eks perumahan Persik kini sudah ditempati lima kelas siswa. Tahun ini rencananya proyek akan dilanjutkan dengan anggaran Rp 15 miliar. (Foto: Wahyu Adji)
MEGAH: Gedung baru SMPN 9 Kota Kediri yang dibangun di lahan eks perumahan Persik kini sudah ditempati lima kelas siswa. Tahun ini rencananya proyek akan dilanjutkan dengan anggaran Rp 15 miliar. (Foto: Wahyu Adji)
KEDIRI, JP Radar Kediri–Pembangunan lanjutan gedung SMPN 9 Kota Kediri agaknya sudah di depan mata. Proyek yang tahun ini dianggarkan Rp 15 miliar tersebut sekarang masih dalam tahap revisi gambar. Jika gambar desain sudah klir, paketnya bisa segera dilelang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri Marsudi Nugroho melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Kediri Ibnu Qayyim mengungkapkan, revisi gambar proyek lanjutan SMPN 9 baru saja diterima dinas pendidikan minggu lalu. “Kami sudah memberikan (revisi gambar desain, Red) ke Dinas PUPR Kota Kediri untuk dicek dan ditandatangani (persetujuannya, Red),” kata Qayyim.

Lebih jauh Qayyim memastikan, anggaran yang dialokasikan hampir sama dengan pembangunan tahap 1. Yakni sebesar Rp 15 miliar. Anggaran tersebut rencananya akan digunakan untuk membangun 23 unit ruang kelas dan dua laboratorium.

Sebelum revisi gambar April ini, menurut Qayyim total sudah dilakukan tiga kali revisi gambar. Perubahan dilakukan karena gambar yang diberikan tidak sesuai dengan perencanaan awal. Karenanya, dinas PUPR merekomendasikan untuk dilakukan perbaikan ulang. “Untuk gambar yang pertama dan kedua masih kurang pas, akhirnya dikembalikan lagi. Untuk gambar Ketika ini PU sudah setuju, tinggal tanda tangan,” lanjutnya.

Terkait proses lelang yang belum kunjung digelar hingga akhir April ini, Qayyim mengaku tetap optimistis pembangunan lanjutan gedung SMPN 9 bisa tuntas tahun ini. Sesuai hasil perencanaan yang dibuat oleh disdik. ”Targetnya tahun ini selesai, mudah-mudahan  waktunya cukup,” terangnya berharap persetujun dari dinas PUPR terkait revisi gambar desain bisa segera turun agar lelang bisa segera dilakukan.

Seperti diberitakan, tahun lalu pembangunan SMPN 9 dianggarkan Rp 15,4 miliar. Selain membangun gedung, tahun lalu pemkot juga membangun pagar depan, dan beberapa fasilitas pendukung sudah selesai digarap. Sebanyak 150 siswa kelas VII juga sudah menempati lima ruang kelas, usai gedung baru tersebut diresmikan oleh Wali Kota Abdullah Abu Bakar Januari lalu.

Pantauan koran ini, mebelair sekolah yang terletak di Kelurahan Tinalan, Pesantren, Kota Kediri ini tergolong modern. Dianggarkan dengan pagu Rp 1,1 miliar, bangku di sekolah tersebut bukan lagi terbuat dari kayu. Melainkan dari rangka besi dengan desain dan warna yang kekinian.

Selanjutnya, anggaran belasan miliar yang dialokasikan tahun ini, rencananya digunakan untuk melengkapi bangunan kompleks sekolah tersebut. Selain kembali membangun ruang kelas sisanya, pemkot juga akan membangun masjid, gedung pertemuan, hingga fasilitas pendukung lainnya.  Termasuk mebelair sekolah yang tahun lalu baru dibeli sebagian.

Meski hingga akhir April belum kunjung dilakukan lelang, Qayyim menyebut pada tahun ajaran baru Juli 2023/2024 nanti SMPN 9 tetap bisa menerima peserta didik baru.  Siswa juga akan langsung menempati ruangan baru di sana. Sehingga, tidak perlu lagi menumpang di SMPN 5 Kota Kediri seperti yang sempat dilakukan oleh angkatan pertama sekolah tersebut.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita viral #berita terbaru #berita hari ini #smpn 9 kediri