Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Menjelang Lebaran, Ada sampai 1.200 Kendaraan Masuk Kota Kediri

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 18 April 2023 | 17:46 WIB
ARUS LANCAR: Petugas satlantas polresta mengatur arus lalu lintas kendaraan di Jalan Panglima Sudirman, Kota Kediri kemarin. (Foto: Ayu Isma)
ARUS LANCAR: Petugas satlantas polresta mengatur arus lalu lintas kendaraan di Jalan Panglima Sudirman, Kota Kediri kemarin. (Foto: Ayu Isma)
KEDIRI, JP Radar Kediri– Mendekati arus mudik Lebaran, volume kendaraan di ruas jalan Kota Kediri mulai meningkat. Setidaknya kemarin, Satlantas Polres Kediri Kota mencacat kenaikan volume kendaraan hingga 10-12 persen. Sebab itu, sejumlah rekayasa lalu lintas mulai diterapkan.

“Seminggu lalu masih berkisar 700-800 kendaraan. Sekarang 1.000-1.200 kendaraan,” kata Kasatlantas Polresta AKP Prastya Yana W.S. Dia menjelaskan peningkatan volume kendaraan tersebut, baik keluar maupun masuk wilayah Kota Kediri.

Demi menjaga situasi arus lalu lintas (lalin) tetap lancar dan kondusif, pos pengamanan dan pos pelayanan juga dibuka. Khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran. Kedua pos itu nantinya sebagai pusat informasi dan tempat istirahat para pemudik. “Untuk pospam (pos pengamanan) ada enam,” ujar Prastya.

Pospam itu di Jalan Kapten Tendean, Jalan Ahmad Yani, depan Kediri Mall, Jalan Dhoho, simpang 4 Mrican, dan Pasar Gringging. “Lalu untuk Posyan (pos pelayanan) ada satu di alun-alun,” imbuh perwira Polri asal Surabaya itu.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi 18-19 April 2023. Dengan adanya pelonggaran Pembatasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), volume kendaraan pun diprediksi bertambah hingga 23 persen.

Berdasarkan pantauan koran ini, sejak kemarin sore, rekayasa lalu lintas di pusat Kota Kediri sudah diterapkan. Salah satunya di Jalan Dhoho dan Jalan Panglima Sudirman, yakni area kemacetan sering terjadi.

Untuk kendaraan yang mengarah dari Jalan Dhoho menuju simpang empat alun-alun diarahkan ke timur atau menuju Jalan Pattimura. Sedangkan kendaraan dari arah simpang empat alun-alun menuju ke utara semua diarahkan menuju Jalan Yos Sudarso. Sejumlah personel kepolisian pun terlihat berpencar di titik rawan macet itu. “Tim urai nanti juga akan dikerahkan di daerah yang tidak terjangkau pos tetap. Tujuannya mengurai kepadatan volume kendaraan,” tambah Prastya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota KediriDidik Catur menerangkan, sejak kemarin sore, pembatasan truk besar sudah mulai diterapkan. Dengan mengerahkan 76 personel, pihaknya akan mengawasi operasional truk angkutan besar di ruas jalan Kota Kediri selama arus mudik sampai 21 April 2023.

“Sejak 17 April pukul 16.00 mulai diberlakukan pembatasan angkutan barang sampai tanggal 21 April. Sedangkan untuk arus balik, pembatasan mulai 24 sampai 26 April,” terang Didik. Untuk arus balik periode kedua, pembatasan kendaraan angkutan barang diberlakukan 29 April - 2 Mei 2023.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kendaraan #satlantas #mudik lebaran #lalu lintas #mudik