Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

KPU Kabupaten Kediri Coret Ratusan Ribu Calon Pemilih, Ini Penyebabnya

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 14 April 2023 | 17:49 WIB
(Foto: Ilmidza Nadzira)
(Foto: Ilmidza Nadzira)
KEDIRI, JP Radar Kediri- KPU Kabupaten Kediri melanjutkan verifikasi daftar pemilih sementara (DPS) jelang Pemilu 2024 mendatang. Yang terbaru, total ada ratusan ribu orang yang dicoret atau dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

“Dari data kami ada sebanyak 102.157 pemilih yang akhirnya dinyatakan TMS,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat Nanang Qosim ditemui wartawan koran ini di ruang kerjanya kemarin.

Menurut Nanang, pencoretan terbanyak dilakukan di Kecamatan Kepung. Di sana, ada sebanyak 7.401 pemilih yang akhirnya dihapus dari DPS. Sebaliknya, pencoretan pemilih paling sedikit terjadi di Kecamatan Pagu. Dengan total TMS 1.346 pemilih. “Ada beberapa alasan TMS, salah satunya karena meninggal dunia,” ujar pria asal Blitar tersebut.

Meski ada ratusan yang tercoret, di saat yang sama juga muncul pemilih baru di Kabupaten Kediri. Mereka adalah penduduk yang berusia 17 tahun dan dinyatakan memiliki hak politik. Sedikitnya ada 77.205 pemilih pemula yang terdata.

Puluhan ribu calon pemilih itu paling banyak berasal dari Kecamatan Ringinrejo sebanyak 7.769 orang. Penambahan yang hampir sama atau sebanyak 7.584 orang berasal dari Kecamatan Mojo. “Paling sedikit 583 pemilih baru di Kecamatan Pagu,” lanjut alumni STAIN Kediri tersebut sembari menyebut total jumlah DPS sekarang mencapai 1.269.935 orang.Sementara itu, KPUD Kota Kediri juga mencoret ribuan pemilih yang dinyatakan TMS. Komisioner KPUD Kota Kediri Divisi Sosialisasi Mochamad Wahyudi menjelaskan, sedikitnya ada 4.152 calon pemilih yang dicoret. Penghapusan ribuan orang dari DPS itu dilakukan setelah dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) total 221.214 penduduk, ditemukan ada 3.985 orang yang TMS. “Setelah proses olah data, ditemukan lagi ada 167 orang yang TMS,” jelasnya.

Dari ribuan orang yang dinyatakan TMS, menurut Wahyudi paling banyak karena meninggal dunia. Jumlahnya mencapai 2.912 orang. Meski sudah mencoret ribuan orang, Wahyudi menyebut DPS Pemilu masih bisa berubah hingga 20 Juni nanti. "Jika setelah tanggal 20 (Juni, Red) ada pemilih pendatang baru, akan dicatat di daftar pemilih yang pindah memilih,” urainya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pemerintahan #KPU Kabupaten Kediri #pencoretan #kpu #pemilu