Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kinerja Tak Baik, Akreditasi Bisa Dicabut

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 15 Maret 2023 | 17:33 WIB
JADI JUJUKAN: Warga melintas di depan Puskesmas Gampengrejo yang selama ini jadi rujukan masyarakat dalam berobat. ( Foto: Wahyu Adji )
JADI JUJUKAN: Warga melintas di depan Puskesmas Gampengrejo yang selama ini jadi rujukan masyarakat dalam berobat. ( Foto: Wahyu Adji )
KABUPATEN, JP Radar Kediri-Puluhan puskesmas di Kabupaten Kediri harus bersiap meningkatkan kinerja dan memperbaiki pelayanannya. Hal tersebut menyusul rencana reakreditasi yang akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri tahun ini. Untuk puskesmas yang kinerjanya menurun, status akreditasi mereka bisa saja dicabut dalam reakreditasi nanti.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr Achmad Khotib mengungkapkan, pengajuan reakreditasi 37 puskesmas di Kabupaten Kediri itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. “Kami sedang menunggu kejelasan untuk petunjuk teknis (juknis). Kami ingin semua segera diajukan akreditasi,” ujar Khotib sembari menyebut jadwal reakreditasi ditentukan oleh Kementerian Kesehatan.

Dalam reakreditasi nanti menurut Khotib tim dari Kemenkes akan mengecek ulang kualistas pelayanan tiap puskesmas. Terutama yang sudah menyandang status akreditasi.

Jelang penilaian tersebut, Khotib meminta tiap puskesmas untuk tertib administrasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Reakreditasi ini jadi pertaruhan bagi puskesmas,” lanjutnya.

Tim independen yang ditunjuk Kemenkes akan menilai kinerja puskesmas-puskesmas tersebut secara obyektif. Jika hasil penilaian menunjukkan kinerja puseksmas, status akreditasinya terancam dicabut. “Harapannya reakreditasi ini bisa jadi pemicu kinerja puskesmas agar pelayanannya tidak jalan di tempat,” terang Khotib.

Sisi positifnya, menurut Khotib reakreditasi juga mendorong puskesmas untuk meningkatkan kinerja mereka. Karenanya, dinkes menggagas reakreditasi untuk 37 puskesmas di Kabupaten Kediri.

Selain memacu peningkatan pelayanan, Khotib menegaskan dinkes juga menggenjot infrastruktur untuk mendukungnya. Maret ini total ada lima puskesmas pembantu (pustu) yang sedang dalam proses lelang untuk direhabilitasi. Pustu menurut Khotib akan jadi penyokong puskesmas induk dalam melayani masyarakat di pedesaan. “Terutama masyarakat desa yang akses kesehatannya jauh,” tandasnya.

Selebihnya, dinkes juga menyiapkan penambahan tenaga kesehatan yang nanti akan ditempatkan di pustu. Salah satu yang disiapkan adalah tenaga dokter yang akan stanby di pustu untuk melayani masyarakat.

“Jadi, warga yang sakit tidak langsung ke rumah sakit. Mereka bisa mendapat pelayanan kesehatan dasar di pustu atau puskesmas,” paparnya sembari menyebut dinkes juga menambah satu ruang unit gawat darurat (UGD) di puskesmas induk. Dari total 37 puskesmas, kini baru ada delapan yang sudah memiliki UGD.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #pemerintahan #seputar radar kediri #radar kediri viral #radar kediri terkini