Salah satu fokus pembenahan dilakukan pada sektor manajemen pelayanan rumah sakit. Kini, RSKK terus berupaya mengembangkan program digitalisasi layanan demi terwujudnya iklim pelayanan yang efisien dan nyaman.
Rehabilitasi Narkotika Adhyaksa Kabupaten Kediri, Jumat (27/1). Balai berlokasi di area Laboratorium PCR RSUD Kabupaten Kediri. (Foto: Syaikhu Aliya Rahman)
Direktur RSUD Kabupaten Kediri dr R. Gatut Rahardjo, SpAn mengungkapkan, program digitalisiasi layanan akan sepenuhnya berjalan pada pertengahan bulan Maret mendatang.
Sesuai arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, program tersebut bertujuan memperbaiki pola managemen pelayanan yang sebagian masih konvensional.
Digitalisasi berupa sistem input yang mengorganisir semua jalur. Sehingga segala bentuk informasi pasien akan terintegrasi dalam satu wadah database. “Data akan merangkum informasi pasien yang menghubungkan data resepsionis, ruang perawatan, apoteker, hingga bagian keuangan,” jelas Gatut.
Saat ini, pengembangan digitalisiasi di beberapa sektor layanan mulai terlaksana. Kini, pasien RSKK tak perlu lagi membawa berkas-berkas formulir untuk mendaftar. Mereka hanya cukup membawa kartu layanan BPJS Kesehatan dan KTP ke rumah sakit. Bahkan pasien atau keluarga pasien bisa mendaftar online dari rumah lewat nomor WhatsApp admin RSKK. “Admin rumah sakit secepatnya akan mengirim link formulir dan sigap merespon cepat keluhan pasien,” ungkapnya.
Selain itu, RSKK juga menyediakan layanan penunjang antar obat gratis ke rumahmu (Program Tarunamu) untuk pasien rawat jalan. Sehingga pasien tidak perlu lagi mengantre resep obat. Karena obat akan diantar langsung oleh tim pelayanan dengan kendaraan ke rumah pasien. “Layanan gratis ini sangat membantu pasien karena tak perlu lagi antre ke apotek,” tutur direktur yang juga dokter anestesi tersebut.
Lebih lanjut, ada juga penunjang lainnya yaitu pegawai transporter. Yaitu petugas khusus yang selalu siap siaga mengantar dan membantu pasien atau keluarga pasien menuju ke lokasi layanan yang dibutuhkan. “Adanya petugas transporter sangat memudahkan pasien menuju klinik dengan nyaman dan cepat,” pungkasnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah