Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama meminta warga terdampak membongkar rumah bulan depan. “Harapannya, pembongkaran sudah klir April nanti,” katanya. Sehingga tidak menganggu pekerjaan proyek pelebaran jalan.
Pantauan koran ini, rumah yang sudah dibongkar sampai akhir Februari ini baru sekitar 60 persen. Masih banyak yang belum mengeksekusi bongkar bangunan karena menunggu kesiapan tukang.
Di sana, tukangnya bekerja berkelompok. Pekerja menggarap rumah warga Jongbiru yang kena pembebasan lahan untuk jembatan. Tidak hanya membongkar rumah, mereka juga merehabilitasi bangunannya. Selain itu, bangunan fasilitas umum pun dibongkar. Mulai masjid Jongbiru hingga fasilitas publik seperti tiang listrik. “Untuk tiang listriknya akan ada pendataan ulang. Nanti melibatkan PLN,” ucap Irwan. Khusus tiang listrik rencananya dipindahkan. Sehingga tidak menganggu pekerjaan.
Karena dimulai Mei, Irwan berharap, semua bangunan dibongkar selesai April.
Sementara itu, Abdurrohman, Takmir Masjid Jongbiru mengaku, segera membongkar pagar di kawasan makam dan masjid. Semua makam yang terkepras pelebaran jalan telah dipindahkan. Dalam minggu ini warga akan membongkar sendiri pagar dan menggantikannya dengan model baru yang lokasi gerbangnya lebih luas.
“Rencananya gerbang akan diperlebar hingga bus bisa masuk, fungsi masjid ini nanti bisa untuk rest area,” ucap Abdurrohman sekaligus perangkat desa terseut. Adanya perubahan wajah masjid diharapkan bisa mendatangkan rezeki bagi warga setempat. Karena itu, konsep areal masjid akan disulap untuk kegiatan ekonomi.
Menurut Abdurrohman, kelak akan ada pemberdayaan bagi remaja masjid. Salah satunya disiapkan untuk spot untuk berjualan kuliner. Tempat kuliner tersebut nantinya diperuntukan bagi pengurus masjid. “Ini pemberdayaan pengurus masjid. Mulai dari tukang sapu sampai dengan takmirnya,” bebernya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah