Untuk diketahui, target operasional Jembatan Bandarngalim pada 17 Agustus itu diungkapkan oleh Wali Kota Abdullah Abu Bakar yang Kamis (9/2) lalu mengecek progres proyek. “Warga Kediri yang sering nanya kapan Jembatan Bandarngalim selesai, Insyaallah tanggal 17 Agustus nanti sudah selesai,” katanya di Instagram pribadinya.
Merespons hal tersebut, General Affair PT Bukaka Teknik Utama Fahmi Rahmatullah menyebut, pihaknya berupaya menyelesaikan pembangunan Jembatan Bandarngalim sesuai target dari Pemkot Kediri. Yakni, bisa beroperasi pada 17 Agustus nanti. Meski demikian, Fahmi menyebut pengerjaan fisik jembatan sering terkendala cuaca ekstrem. “Saat hujan deras, pekerjaan terpaksa kami hentikan sementara,” katanya. Jika dipaksakan, debit air Sungai Brantas yang tinggi bisa membahayakan pekerja. Apalagi, saat hujan lokasi jembatan sering kali banjir dan material terkena lumpur.
Karenanya, PT Bukaka memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan proyek saat hujan deras dan debit air naik. Mereka baru melanjutkan pekerjaan setelah debit air sungai normal kembali. Ditanya tentang wakturealisasi proyek yang tinggal enam bulan, Fahmi optimistis pihaknya tetap bisa menyelesaikan jembatan tepat waktu. Dia menilai waktu yang tersisa masih cukup untuk menuntaskan jembatan sepanjang 71 meter itu.
Lebih jauh Fahmi menuturkan, hingga pertengahan Februari ini realisasi proyek sekitar 30–40 persen. Di sisi selatan alun-alun sudah mulai dipasang bore pile atau fondasi tiang yang pemasangannya dilakukan dengan cara mengebor. “Ada empat bore pile di sisi selatan, ini mau pindah ke sisi yang sebelahnya,” terangnya sembari menyebut pihaknya akan langsung melakukan pengecoran setelah pemasangan bore pile selesai.
Untuk mempercepat realisasi proyek, Fahmi menegaskan PT Bukaka mulai menambah jumlah tenaga kerja. Jika semula hanya 25 orang yang diterjunkan, kini ditambah menjadi 35 orang. Dengan penambahan tenaga kerja ini, dia optimistis Jembatan Bandarngalim bisa dioperasikan pada 17 Agustus nanti. Bertepatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI.
“Yang diminta pemkot seperti itu,” tandasnya. Seperti diberitakan, Jembatan Bandarngalim yang semula hanya sepanjang 45 meter diperpanjang menjadi 71 meter. Lebar jembatan juga ditambah menjadi 14 meter. Jembatan yang semula konstruksinya jenis TRUSS itu akan diganti menjadi tipe SBG atau steel box girder.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah