Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Simpang JWK Disulap Jadi Perempatan

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 7 Februari 2023 | 16:32 WIB
MAKIN LANCAR: Pengendara melintas di Jembatan Wijaya Kusuma yang menghubungkan Kecamatan Ngadiluwih-Mojo. Pemkab Kediri kini mulai menyiapkan pelebaran jalan di akses jalur tersebut. (Foto: Wahyu Adji)
MAKIN LANCAR: Pengendara melintas di Jembatan Wijaya Kusuma yang menghubungkan Kecamatan Ngadiluwih-Mojo. Pemkab Kediri kini mulai menyiapkan pelebaran jalan di akses jalur tersebut. (Foto: Wahyu Adji)
MOJO, JP Radar Kediri– Pesatnya proyek nasional di Kabupaten Kediri mulai diimbangi dengan kualitas infrastruktur di Bumi Panjalu. Tidak hanya membangun jembatan yang menghubungkan antar daerah, Pemkab Kediri kini mulai menyiapkan pelebaran jalan.

Salah satu infrastruktur yang akan menjadi sasaran dibangun adalah jalan dari Kecamatan Semen ke Mojo. Menurut Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama, pemkab akan melebarkan jalan di sepanjang jalan tersebut.

“Ini untuk mendukung akses jalan tol yang exit-nya berada di dekat Jembatan Wijaya Kusuma (JWK, Red),” katanya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Proyek pelebaran jalannya akan dimulai tahun ini. Bukan itu saja, kelak akses persimpangan JWK akan ada perubahan wajah. Nanti akan ada jalan baru yang menghubungkan dengan JWK. Sehingga di sana nanti akan disulap menjadi perempatan. “Ya akan ada jalan baru, tapi pembangunannya akan jadi satu dengan tol Kediri-Tulungagung,” ujar Irwan.

Informasi koran ini, persimpangan JWK di Desa Tambibendo, Mojo itu ada sekolah dasar yang juga tergusur proyek tol. Namun sampai kemarin, belum diketahui lokasinya yang baru. Pemkab masih menunggu sampai proses pengukuran selesai.

Sementara itu, Camat Mojo Heru Setiawan mengatakan, sudah semestinya akses jalan di kecamatannya diperlebar. “Arus lalu lintasnya juga sudah mulai padat, apalagi kini jembatan Ngadi sudah beroperasi,” beber Heru.

Tidak hanya akses jalan raya menuju Kabupaten Tulungagung, perbaikan jalan di beberapa desa yang selama ini ramai dilewati juga akan diajukan perbaikan dan pelebarannya ke Pemkab Kediri. Salah satu yang diprioritaskan untuk pengajuan perbaikan adalah Desa Ngetrep, Mojo. “Nanti akan disampaikan saat musrenbang,” terangnya. Selain menunjang akses jalan tol, pelebaran jalan ini dibutuhkan untuk menumbuhkan kawasan wisata air terjun Dolo.

Untuk diketahui, salah satu jalan yang kini sudah dibangun adalah akses Banyakan-Bulawen di Kecamatan Banyakan. Tahun ini, pemkab akan melanjutkan pembangunannya. Menyelesaikan akses sepanjang 1,4 kilometer. Sementara itu, anggaran untuk perencanaan infrastruktur jalan di wilayah selatan Kabupaten Kediri termasuk wilayah Mojo baru muncul Rp 79,9 juta. Sedangkan dana pelebaran jalannya belum ditetapkan.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#jembatan wijaya kusuma #jembatan mojo #Air Terjun Dolo #simpang jwk