Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jumlah Penduduk Banyak, Pantarlih  Ngronggo Terpenuhi Jelang Tutup

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 6 Februari 2023 | 18:16 WIB
(Illustrasi: Afrizal)
(Illustrasi: Afrizal)
KOTA, JP Radar Kediri – Pendaftaran calon panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih) Pemilu 2024 KPU Kota Kediri sudah berakhir. Ribuan pendaftar dari seluruh kelurahan menyetorkam berkas administrasinya ke masing-masing panitia pemungutan suara (PPS) kelurahan. Hasilnya, sebanyak 947 orang dinyatakan sebagai pantarlih di Kota Kediri.

Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Kota Kediri Mochammad Wahyudi mengatakan pihaknya melakukan proses pendaftaran sejak 26 hingga 31 Januari lalu. Seiring dengan pembukaan pendaftaran, verifikasi berkas administrasi para pendaftar juga dilakukan. Yaitu mulai 27 Januari hingga 2 Februari.

“Untuk yang terpilih, 947 orang, mereka menyisihkan sebanyak 1.179 orang pendaftar untuk posisi pantarlih,” terangnya.

Pria yang tinggal di Tosaren, Pesantren ini mengatakan jumlah Pantarlih yang terpilih ini sesuai dengan proyeksi tempat pemungutan suara (TPS) untuk pemilu 2024 mendatang. Berdasarkan hal itu, jumlah TPS di Kota Kediri sendiri sebanyak 947 lokasi. Praktis jumlah pantarlih yang dibutuhkan adalah 947 orang.

Lebih lanjut, dalam proses rekrutmen, pihaknya tidak menemukan kendala berarti. Sejumlah kelurahan dengan jumlah penduduk yang banyak seperti Kelurahan Ngronggo dan Mojoroto juga bisa tercukupi meski menjelang akhir penutupan pendaftaran.

“Melihat tahun-tahun kemarin, kendalanya itu biasanya dalam memperoleh surat keterangan sehat. Tapi sekarang sudah ada fasilitas dari pemerintah. Untuk pembuatan surat keterangan sehat di puskesmas digratiskan,” terangnya.

Selain itu, honor yang diberikan untuk pantarlih pada pemilu ini juga lebih besar daripada pemilu sebelumnya. Hal ini juga seiring dengan posisi lain yang masuk dalam badan ad hoc.

“Mengenai kenaikan honor pada pantarlih, kenaikannya dari Rp 800 ribu menjadi Rp 1 juta,” imbuhnya. Sementara untuk posisi lain kenaikan honornya beragam. Ketua PPK dari Rp 1,85 juta menjadi Rp 2,5 juta dan anggota PPK Rp 1,6 juta menjadi Rp 2,2 juta. Sementara untuk sekretaris dari Rp 1,3 juta menjadi Rp 1,85 juta sedangkan untuk pelaksana dari Rp 850 ribu menjadi Rp 1,3 juta.

 

Untuk kenaikan honor PPS, ketua PPS dari Rp 900 ribu menjadi Rp 1,5 juta dan anggota Rp 850 ribu menjadi Rp 1,3 juta. Sedangkan untuk sekretaris dari Rp 800 ribu menjadi Rp 1,15 juta dan pelaksana dari Rp 750 ribu menjadi Rp 1.050.000.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pemerintahan #tps #kpu #pantarlih