Caption : TARGET DITAMBAH: Failitas line difabel yang telah dipasang di trotoar Jl Hayam Wuruk, Kota Kediri dapat dimanfaatkan untuk para penyandang difabel.
Trotoar yang Ramah
Disabilitas Baru 5 Persen //
KOTA, JP Radar Kediri – Pemkot Kediri perlu memperbanyak fasilitas trotoar yang ramah penyandang disabilitas. Pasalnya, sejauh ini baru sekitar 5 persen
hak kaum difabel dalam hal public space tersebut yang tercatat telah dilengkapi guiding blocks atau line difabel.
“Secara umum baru sekitar 5 persen yang telah dilengkapi dengan guiding blocks,” ujar Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Kediri I Made Dwi Permana.
Dia menjelaskan, trotoar ini seperti yang telah terpasang di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Pattimura. Sudah ada guiding blocks yang bisa digunakan para disabilitas sebagai penunjuk jalan. Selain dua jalan itu, ada sebelas titik lagi yang sudah ramah difabel.
Yakni di Jl Mayjen Sungkono, Jl Hayam Wuruk, Jl Ronggo Warsito, Jl Gatot Subroto, Jl Penanggungan, Jl Kyai Mojo, Jl Monginsidi, Jl Imam Bachri, Jl Veteran dan Jl Kapten Tendean.
Menurut Made, pihaknya sudah memikirkan menambah titik ramah difabel untuk jalan yang lain. Oleh karena itu, dinas PUPR mematok target untuk meningkatkan fasilitas trotoar yang ramah disabilitas setiap tahun.
“Rencananya akan ada peningkatan sekitar 5 persen tiap tahun. Itu untuk trotoar di Kota Kediri. Perbaikan ini juga sekaligus membuat guiding blocks untuk membantu kaum disabilitas,” tuturnya seraya mengatakan perkantoran khususnya di area pemerintahan Kota Kediri juga akan dibangun area ramah disabilitas.
Made menambahkan, setiap dilakukan perbaikan trotoar juga dipikirkan pemasangan guiding blocks sehingga ramah disabilitas. “Ini seperti yang kami lakukan di trotoar Jalan Pattimura yang baru selesai diperbaiki seiring dengan perbaikan drainase,” tandasnya. (ica/ndr)
Editor : Anwar Bahar Basalamah