Pantauan Jawa Pos Radar Kediri di Kelurahan Mojoroto kemarin, ada puluhan warga yang mengantre di balai kelurahan untuk membeli sembako murah. Dengan menunjukkan KTP, mereka bisa membeli beras premium kemasan lima kilogram seharga Rp 50 ribu. Padahal, di pasaran mencapai Rp 56 ribu. Selanjutnya, minyak goreng yang di pasaran tembus Rp 14 ribu hanya dijual Rp 11 ribu.
Ada pula gula pasir yang dijual Rp 10.50 per kilogram, padahal di pasaran mencapai Rp 12.500. Masyarakat juga bisa membeli telur ayam seharga Rp 22 ribu per kilogram. Lebih murah Rp 4 ribu dibanding harga pasaran yang mencapai Rp 26 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri Tanto Wijohari mengungkapkan, OPM di sembilan titik itu akan digelar hingga November nanti. Yakni, setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis.
“Sebelumnya hanya satu kali per minggu, kali ini kami lakukan tiga kali dalam seminggu. Ini juga berdasarkan hasil rakor bersama Kemendagri,” kata seraya mengatakan pihaknya bekerja sama dengan tim TPID Kota Kediri.
Di hari pertama kemarin, ada tiga lokasi yang disasar. Selain di Kelurahan Mojoroto, OPM juga dilakukan di Kelurahan Dandangan dan Banaran. “Tujuannya untuk stabilitas harga dan menjaga inflasi daerah dalam level yang terkendali,” lanjutnya.
Lebih jauh Tanto bersyukur angka inflasi di Kota Kediri relatif terkendali. Tidak setinggi proyeksi awal. Bahkan Oktober ini inflasi cukup rendah dan stabil.
Untuk mempertahankan angka inflasi yang stabil itulah, pemkot menggelar OPM. Komoditas yang dijual adalah bahan pokok dengan kualitas yang baik dan harga yang terjangkau untuk masyarakat.
Di tiap titik OPM, sedikitnya ada beras premium sebanyak 450 kilogram, gula pasir 400 kilogram. Kemudian, minyak goreng 300 liter, dan telur ayam 170 kilogram. Dengan banyaknya lokasi OPM, Tanto berharap ada banyak masyarakat yang terbantu.
Meskipun komoditas yang dijual pada OPM dan harga pasaran terpaut jauh, Tanto memastikan kualitasn barang yang dijual tetap bagus. “Beras yang dijual jenis premium yang pulen dan enak. Telur ayamnya juga kualitas super dari sentra peternakan ayam layer di Blitar,” tandasnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah