Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemeliharaan Jalan di Kabupaten Kediri Belum Merata

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 15 Agustus 2022 | 19:06 WIB
BERLUBANG: Kondisi ruas jalan yang berada di Dusun Bringin, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem yang masih rusak. (Foto: Rekian)
BERLUBANG: Kondisi ruas jalan yang berada di Dusun Bringin, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem yang masih rusak. (Foto: Rekian)
KABUPATEN, JP Radar Kediri- Proyek pemeliharaan jalan yang dilakukan Pemkab Kediri ternyata belum merata. Meskipun telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2,57 miliar, ada beberapa ruas yang rusak tapi tak tersentuh perbaikan. Akibatnya, warga melakukan upaya penambalan secara mandiri. Yaitu dengan menutup lubang di aspal dengan semen.

Kasus seperti itu, setidaknya, ada di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem. Ruas jalan menuju Desa Wonosari, Kecamatan Pagu itu masih terdapat yang rusak. Padahal, ruas jalan ini masuk dalam proyek pemeliharaan yang sudah dilaksanakan.

“Lihat sendiri jalannya, jadi mengecil. Dari lebar tiga meter menjadi dua setengah meter,” tunjuk Basori, 32, seorang warga setempat.

Ruas jalan yang rusak itu sekitar 300 meter panjangnya. Lubang-lubang yang ada ditutup warga dengan semen cor. Namun, tambalan itu juga sudah

Di bagian tepinya juga sudah banyak yang rusak. Warga yang ingin jalan itu mulus pernah melakukan swadaya untuk menutup memperbaiki. Sayangnya, kekuatan jalan yang sudah ditutup dengan semen itu kembali rusak. Sehingga lubang kembali menganga.

Kondisi itu berbeda di ruas jalan yang masuk Desa Wonosari, Pagu. Jalannya sudah mulus karena telah dilakukan perbaikan. Padahal, antara jalan yang rusak dan mulus itu langsung menyambung.

“Ini jalan alternatif tembus ke pasar di Gurah. Jadi banyak yang lewat ini,” terang lelaki yang kesehariannya berjualan es degan itu.

Basori berharap ruas jalan tersebut bisa diperbaiki seperti di desa lain. Sama seperti desa-desa lainnya di sekitar Desa Sumberejo, Ngasem.

Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Irwan Chandra Wahyu Purnama, pemeliharaan jalan yang dilakukan sesuai dengan perencanaan yang ditetapkan. Termasuk titik-titik mana yang dipelihara.

“Kemungkinan, ketika dalam perencanaan jalan itu kerusakannnya masih kecil,” dalihnya.

Irwan menegaskan, pekerjaan pemeliharaan jalan menggunakan biaya dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dengan nilai Rp 2,57 miliar. Dan itu tak termasuk pemeliharaan jalan di Desa Sumberjo, Ngasem, yang lokasinya di depan SDN Sumberejo II di Dusun Bringin.

Untuk yang di Desa Sumberejo, jalan yang diperbaiki adalah dari arah Puskemas Ngasem ke timur. Sedangkan ruas dari Desa Bulupasar-Wonosari, dimulai dari arah pertigaan Telkom Gurah ke barat. Terkait keluhan warga di Dusun Bringin, Desa Sumberejo, Ngasem, pihaknya akan melakukan tinjauan ke lapangan terlebih dulu. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#jalan di kediri #perbaikan jalan #kabupaten kediri #dusun bringin #seputar kediri #pemkab kediri #bulupasar-wonosari #aspal #jalan di kabupaten kediri #desa sumberejo #perbaikan jalan ngasem #ngasem #jalan #kediri lagi #dinas pupr kab kediri #kabar kediri #perbaikan jalan kabupaten kediri #kediri news