“Sudah kangen jalan-jalan di CFD sekitar Alun-Alun Nganjuk,” ujar Putri Nurul, 31, salah seorang pengunjung asal Sukomoro kepada Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin.
Rasa kangen hiburan itu karena pandemi Covid-19 yang melanda selama lebih dari dua tahun ini membuat banyak kegiatan masyarakat hilang. Beruntung, saat ini Covid-19 terkendali sehingga kegiatan yang mengumpulkan massa mulai diizinkan, seperti CFD pada hari Minggu.
Putri mengatakan, sebenarnya telah beberapa kali berkunjung ke Alun-alun Nganjuk. Entah sekadar mencari angin segar maupun membeli jajanan. Tetapi, suasana CFD memang memiliki kesan tersendiri baginya. Lebih meriah dan aman.
“Kalau pas CFD kan kendaraannya tidak ada. Jadi lebih tenang rasanya,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan koran ini, acara CFD kali ini banyak menarik minat pengunjung untuk datang. Warga memanfaatkan untuk jalan-jalan, jogging, bersepeda maupun sekadar nongkrong.
Tak hanya itu pengunjung yang melimpah. Membuat banyak pedagang dadakan yang mencoba peruntungannya kemarin pagi. Pasalnya, kehadiran para pedagang ini tidak ditemui di luar waktu CFD. Seperti penjual bantal, guling, boneka, tanaman hias, dan lain sebagainya.
Bahkan, para pedagang dadakan tersebut ada yang memanfaatkan mobilnya untuk berjualan. Seperti halnya Kurniawan, 40, penjual bantal dan guling saat CFD kemarin. Wawan, mengaku sengaja menjajakan dagangannya karena mengetahui ada acara CFD.
Sebelumnya, Wawan belum pernah berjualan di sekitar Alun-Alun Nganjuk. “Semoga CFD rutin digelar setiap minggu. Banyak pedagang yang terbantu dengan acara seperti ini,” tandasnya.
Untuk diketahui, acara kali ini sejatinya tidak hanya digelar dalam rangka CFD semata. Namun juga wadah sosialisasi art policing dari Satlantas Polres Nganjuk. “Selain keluarga besar Satlantas, kegiatan tadi juga diikuti oleh guru PAUD dan perwakilan pejabat pemda,” sambung Kasubbag Humas Polres Nganjuk Iptu Supriyanto. Editor : Anwar Bahar Basalamah