NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Nganjuk yang kosong akhirnya resmi diisi pejabat definitif. Hal ini setelah Plt Bupati Marhaen Djumadi melantik tujuh kepala OPD yang sebelumnya diisi pelaksana tugas (Plt).
Tujuh kepala OPD yang dilantik itu adalah peraih nilai tertinggi dalam seleksi lelang jabatan. Yaitu, Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk diisi dr Tien Faridayani. Sebelumnya, dr Tien adalah Wakil Direktur (Wadir) RSD Nganjuk. Kemudian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diisi Subani. Jabatan sebelumnya, Subani adalah Sekretaris Dinas LH Kabupaten Nganjuk. Lalu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dipercayakan kepada Gatut Sugiarto. Sebelumnya, Gatut adalah Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nganjuk. Untuk jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) diisi Puguh Harnoto. Puguh sebelumnya adalah Camat Baron. Lalu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk akhirnya diduduki Sujito. Sebelumnya, Sujito menjabat Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk. Lalu, Imam Ashari dilantik menjadi Kepala Bakesbangpol Kabupaten Nganjuk. Sebelumnya, Imam adalah Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Setda Nganjuk. Terakhir, untuk jabatan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (UM) Kabupaten Nganjuk dijabat Cuk Widiyanto. Sebelumnya, Cuk menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat Kabupaten Nganjuk. “Harus segera gaspol untuk pejabat yang baru dilantik,” ujar Kang Marhaen setelah melantik tujuh kepala OPD di Pendapa KRT Sosrokoesomo kemarin.
Marhaen mengatakan, dia sengaja memilih peringkat pertama dalam seleksi lelang jabatan karena ingin memiliki kepala OPD terbaik dari yang baik. Ini juga sebagai wujud objektivitas dan transparansi dalam pemilihan kepala OPD. Sehingga, meski memiliki hak prerogatif memilih kepala OPD dari peserta lelang jabatan tanpa melihat hasil tes tetapi Marhaen tidak menggunakannya. Dia tetap memilih peserta dengan peraih nilai tertinggi. “Semua proses seleksi dilakukan secara profesional dan pengujinya berkompeten,” tandasnya.
Selain itu, Marhaen menegaskan, jika proses lelang jabatan hingga pelantikan kepala OPD ini tidak ada unsur korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Semua dilakukan secara transparan, fair dan objektif. “Tidak ada pungutan alias nol rupiah,” tandasnya.
Sementara itu, pelantikan tujuh kepala OPD di pendapa berlangsung lancar. Marhaen yang melantik langsung. Pelantikan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono dan sejumlah kepala OPD.
Setelah pelantikan, Puguh Harnoto menganggap jabatan sebagai Kepala DPMD Kabupaten Nganjuk sebagai amanah yang harus dijalankan dengan baik. Puguh bertekad untuk bekerja keras agar Nganjuk bisa segera bangkit dari pandemi Covid-19. “Saya siap bekerja untuk kemajuan Kabupaten Nganjuk,” tandasnya. (tar/tyo)
Editor : adi nugroho