Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mal dan Pasar di Kota Kediri Buka 100 Persen

adi nugroho • Rabu, 20 April 2022 | 17:36 WIB
mal-dan-pasar-di-kota-kediri-buka-100-persen
mal-dan-pasar-di-kota-kediri-buka-100-persen


KOTA, JP Radar Kediri-Aktivitas perekonomian di Kota Kediri bisa kembali bergairah. Hal tersebut seiring pelonggaran di berbagai bidang yang dilakukan pemkot setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Kediri turun ke level 1 kemarin. Salah satunya, kapasitas mal yang semula masih 75 persen bisa menjadi 100 persen.


          Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri Apip Permana mengungkapkan, penurunan level PPKM sesuai dengan Inmendagri No. 22/2022 tentang PPKM Jawa Bali kemarin. “Kapasitas pasar, mal, swalayan dan bioskop sekarang (kemarin, Red) sudah bisa 100 persen,” kata Apip.


          Di PPKM level 2, pemkot masih menerapkan batasan dalam sejumlah aktivitas perekonomian tersebut. Adapun kemarin semua diberi kelonggaran. Apip berharap hal tersebut sekaligus jadi momentum untuk pemulihan perekonomian.


          Meski kasus korona sudah semakin membaik, Apip meminta dukungan warga agar pemkot bisa terus mempertahankan status tersebut. Caranya, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. “Masih harus menghindari kerumunan, memakai masker, dan wajib mencuci tangan,” terangnya.


          Lebih jauh Apip menegaskan, meski sejumlah aktivitas perekonomian dilonggarkan, ada beberapa kegiatan yang masih dibatasi. Dia mencontohkan resepsi pernikahan yang kapasitasnya maksimal 75 persen. Hal serupa juga berlaku untuk resto, warung makan, dan kafe yang buka pukul 18.00-00.00.


          Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri dr Fauzan Adima menjelaskan, penurunan level PPKM Kota Kediri terjadi setelah beberapa indikator penilaian penanganan Covid-19 sudah melampaui target. Dia mencontohkan, vaksinasi dosis dua yang sudah lebih dari 70 persen. Kemudian, vaksinasi lansia lebih dari 60 persen. Bahkan, capaian vaksinasinya tertinggi di Jawa Timur. 


          Ke depan, Fauzan menyebut dinkes masih akan terus memacu vaksinasi. Tidak hanya itu, mereka juga mengoptimalkan testing untuk mendeteksi penularan Covid-19. “Targetnya tiap hari mengetes 24 orang,” urainya.


          Seperti diberitakan, indikator testing, tracing, dan treatment Covid-19 di Kota Kediri sebelumnya dianggap sudah memadai. Selanjutnya, transmisi komunitas yang berada di tingkat 1 juga menunjukkan kondisi yang baik. Mulai dari kasus terkonfirmasi positif, pasien rawat inap di rumah sakit, hingga kasus kematian. “Semoga kita semua bisa mempertahankan ini,” harap Fauzan.(rq/ut) 

Editor : adi nugroho
#radar kediri #berita terkini #kediri #info kediri #corona #pandemi #info terkini #covid-19 #berita kediri