NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kemacetan terjadi di Jalan Raya Baron-Nganjuk, tepatnya di Desa Waung, Kecamatan Baron kemarin. Kemacetan itu karena PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun kembali melakukan perbaikan jalur rel. Rencananya, perbaikan lintasan KA di jalan perlintasan langsung (JPL) 90 tersebut akan memakan waktu hingga satu minggu ke depan.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan bahwa kegiatan peningkatan keandalan jalur ini akan dilakukan secara bertahap. Pengerjaannya sendiri dimulai sejak Sabtu (9/4). “Diperkirakan bisa selesai Selasa (12/4),” ujarnya
Ixfan mengatakan bahwa pekerjaan perbaikan perlintasan tersebut meliputi beberapa poin. Yakni penggantian bantalan beton dan rel, pembongkaran aspal yang berada di kanan dan kiri rel. Kemudian, dilakukan perbaikan geometri jalur dan pemadatan batu.
Ixfan menambahkan, bahwa setelah jalur tersebut dinyatakan stabil, para pekerja akan melakukan pengaspalan kembali. Sehingga, pengguna jalan dapat melintas dengan nyaman.
Pria yang hobi bersepeda itu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup total jalur tersebut saat pengerjaan dilakukan. Namun, petugas akan melakukan buka-tutup arus kendaraan yang melintas di sana. “Kemungkinan akan terjadi sedikit kepadatan arus selama proses perawatan tersebut,” ujarnya.
Ixfan mengimbau, masyarakat dan pengguna jalan untuk lebih berhati-hati. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan ada material proyek yang berserakan di jalanan. Untuk diketahui, PT KAI Daop 7 Madiun tidak hanya melakukan perbaikan di JPL 90 saja. Melainkan juga di JPL 303A Mengkreng dan JPL 303 jalan raya Muneng KM 211+793 antara Purwoasri-Kertosono. “Atas nama manajemen, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan para pengguna jalan dikarenakan adanya pekerjaan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Yanuarita, 38, warga Kertosono berharap, perbaikan rel di Baron segera selesai. Sehingga, tidak membuat macet terlalu lama. “Jangan sampai saat arus mudik nanti perbaikan belum selesai,” ujarnya. (tar/tyo)
Editor : adi nugroho