KABUPATEN, JP Radar Kediri–Pembangunan Pasar Wates terancam molor. Hingga awal Maret ini, jadwal dimulainya proyek fisik masih menjadi teka-teki. Sebab, lelang proyek senilai Rp 12 miliar di Kementerian Perdagangan belum dimulai.
Penelusuran koran ini pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Perdagangan (Kemendag), paket lelang pembangunan Pasar Wates belum masuk di sana. Adapun di LPSE Kabupaten kediri, yang sudah diproses lelang adalah jasa konsultasi pengawasan revitalisasi Pasar Wates dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 300 juta.
Kalaupun proyek pembangunan Pasar Wates dimasukkan bulan ini, proses lelang paling cepat butuh waktu selama dua bulan. Sehingga, lelang diperkirakan baru akan selesai Juni nanti.
Terkait belum jelasnya jadwal pembangunan Pasar Wates, Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, pihaknya masih melanjutkan perobohan bangunan pasar lama. “(Perobohan bangunan, Red) ini masih kurang, dilanjutkan dibersihkan lagi,” katanya tentang proyek di Desa Tawang, Wates tersebut.
Terkait proses lelang di LPSE Kemendag yang belum kunjung dimulai, perempuan berjilbab itu menjelaskan, sesuai time line pembangunan pasar bisa selesai akhir tahun untuk tahap 1. Dia menargetkan akhir April ini pembangunan sudah bisa dimulai.
Sesuai hitungan disdag, pembangunan pasar membutuhkan waktu selama delapan bulan. Dengan jadwal tersebut, jika proyek tidak dimulai akhir April ini, pembangunan pasar di ujung timur Kabupaten Kediri itu terancam molor.
Selain menunggu selesainya lelang, Tutik menegaskan, pihaknya fokus mengatur para pedagang. Dia mencontohkan, sebelumnya masuk aduan tentang keberadaan pedagang yang berjualan di luar area relokasi. “Kami juga membahas retribusi pasar,” tegasnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri kemarin, lebih dari 300 pedagang sudah menempati tempat relokasi. Selanjutnya, kios dan los di pasar lama sudah mulai diratakan. Hanya beberapa bagian kios saja yang masih menyisakan rangka kayu dan tembok.
Seperti diberitakan, pembangunan Pasar Wates menggunakan anggaran Kemendag. Nilainya mencapai Rp 12 miliar. Sesuai rencana, pembangunan pasar yang berusia sekitar 30 tahun itu akan dilakukan secara bertahap. (syi/ut)
Editor : adi nugroho