Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Melihat Uji Coba Perubahan Arus Lalu Lintas di Kota Angin

adi nugroho • Minggu, 20 Maret 2022 | 20:08 WIB
melihat-uji-coba-perubahan-arus-lalu-lintas-di-kota-angin
melihat-uji-coba-perubahan-arus-lalu-lintas-di-kota-angin

Uji coba perubahan arus lalin di Jalan A. Yani Nganjuk dan jalan-jalan pendukung di sekitar A. Yani telah dimulai sejak Kamis (17/3). Dalam beberapa hari uji coba itu, warga merasa kebingungan. Karena jalan-jalan pendukung yang selama ini bisa dua arah berubah jadi satu arah.


“Bingung banyak jalan di sekitar Jalan A. Yani yang diubah jadi searah,” keluh Delfi Nuraini, 30, warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Nganjuk. Dia menilai perubahan arus lalin di jalan-jalan pendukung Jalan A. Yani justru membuat masyarakat kebingungan. Karena mereka harus memutar jika ingin ke tempat yang dituju.


Sebagai contoh, dia menceritakan pengalamannya. Saat ingin ke Jalan Dermojoyo Nganjuk, dia tidak bisa langsung berbelok dari Jalan A. Yani Nganjuk. Karena arah ke timur atau Jalan Dermojoyo ditutup. Kendaraan yang boleh melintas di Jalan Dermojoyo hanya dari arah timur ke barat. Otomatis, pengguna jalan harus menuju ke perempatan Monumen Jayastamba di Jalan A. Yani. Setelah itu baru berbelok ke arah timur di Jalan Yos Sudarso. Kemudian, berbelok ke Jalan Veteran. Lalu, berbelok ke arah barat di Jalan Dermojoyo. “Jadi muter-muter,” keluh Delfi.


Karena itu, Delfi meminta agar perubahan arus lalin di jalan pendukung dievaluasi. Sebab, jalan-jalan pendukung di Jalan A. Yani belum urgent untuk dijadikan satu arah. “Lebih baik tetap boleh dua arah untuk jalan di sekitar Jalan A. Yani Nganjuk,” ujarnya.


Hal senada diutarakan Nurhamsyah, 29, warga Kecamatan Pace. Dia merasa perubahan arus lalin di jalan-jalan pendukung belum waktunya. “Nganjuk itu tidak pernah macet. Jadi, belum waktunya jalan pendukung Jalan A. Yani diubah arus lalinnya,” ujarnya.


Untuk perubahan arus lalin di Jalan A. Yani dari dua arah menjadi searah, Nurhamsyah mengaku tidak keberatan. Karena Jalan A. Yani menjadi pusat Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN). “Kalau Jalan A. Yani saja yang jadi searah itu tidak masalah,” ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk Sujito mengatakan, status perubahan arus lalin di Jalan A. Yani dan jalan-jalan pendukung masih berstatus uji coba. Dalam uji coba tersebut akan dilihat apakah perubahan arus lalin itu bermanfaat atau tidak. “Nanti masukan dari masyarakat akan kami jadikan bahan evaluasi untuk penentuan perubahan arus lalin di Jalan A. Yani Nganjuk dan jalan-jalan pendukungnya,” ujarnya.


Jika dalam uji coba perubahan arus lalin ini diketahui menimbulkan masalah dan banyak keluhan maka akan dievaluasi. Karena tujuan utama perubahan arus lalin di Jalan A. Yani Nganjuk dan sekitarnya untuk mencegah kemacetan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Editor : adi nugroho
#arus lalin #kabar nganjuk #kota angin #ken #radar nganjuk #kawasan ekonomi nganjuk