Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jembatan Lama Kota Kediri Akan Dipercantik

adi nugroho • Minggu, 20 Maret 2022 | 00:00 WIB
jembatan-lama-kota-kediri-akan-dipercantik
jembatan-lama-kota-kediri-akan-dipercantik


KOTA, JP Radar Kediri - Jembatan Lama Kota Kediri resmi dibuka untuk pejalan kaki dan kendaran tidak bermesin kemarin. Meski kekuatan jembatan masih terbilang kokoh, Pemkot Kediri tetap akan mengurangi beban jembatan serta mempercantik fisiknya sebagai destinasi wisata.


          Pekerjaan untuk mempercantik jembatan peninggalan Belanda itu akan dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Salah satu yang bakal diubah adalah lampu. "Nanti lampunya diganti mirip dengan lampu dokar tapi ukuran besar," kata Kepala Dinas PUPR Endang Kartikasari.


          Rencananya, lampu-lampu itu kelak akan ditancapkan lebih banyak dari jumlah yang ada saat ini. Untuk mendapatkan karakter jembatan, Endang akan melibatkan arsitektur yang ada di dinasnya dan melibatkan para pelaku seni, budaya, dan sejarawan. Tujuannya, agar fisik bangunan jembatan bisa diperoleh sesuai dengan karakter bangunan kuno pada masa silam.


          Bukan itu saja. Agar beban jembatan berkurang, Dinas PUPR akan memindahkan kabel dan pipa air yang masih menempel di jembatan. "Bisa pindah ke jembatan Brawijaya, minggu ini akan kami sosialisasikan," ujar perempuan asal Tuban ini.


          Sebelumnya, ada wacana bangunan jembatan lama akan direnovasi. Orang yang menjadi arsiteknya adalah Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat). Terkait hal tersebut, Endang mengaku belum ada pembahasan lebih detail. Tapi, dia memastikan tahun ini tidak ada perbaikan bangunan yang akan melibatkan  Ridwan Kamil.


          "Untuk saat ini, kami hanya memakai anggaran dari biaya perawatan saja," bebernya.


Selain jembatan “Brug Over den Brantas te Kediri”, ada 58 jembatan lainnya yang harus dirawat setiap tahun. Biaya yang disiapkan untuk perawatan semua jembatan itu sebesar Rp 1 miliar setahun. Termasuk untuk membersihkan sampah yang tersangkut di kaki jembatan.


          Keinginan merawat jembatan itu disambut baik Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora). Setelah ditetapkan menjadi Cagar Budaya, semua warga di Kota Kediri diajak untuk merawat dan menjaga jembatan tersebut agar kondisinya tetap baik.


          Kepala Disbudparpora Kota Kediri Zachrie Ahmad mengatakan, jembatan lama ini telah menjadi ikon dan bisa menjadi daya tarik wisata. Selain ada Taman Brantas, orang bisa menikmati suasana Sungai Brantas dari atas jembatan. "Setiap momen khusus, jembatan ini nanti bisa dihias agar tampak menarik," ucapnya.


          Seperti saat Lebaran, di jembatan itu bisa ditambah hiasan seperti ketupat. Atau, ketika Imlek juga bisa dipasang lampion. Sedangkan Koordinator Pokok-pokok Pemikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kota Kediri Imam Mubarok menyebutkan bangunan ini merupakan jembatan besi tertua di dunia.


          Lebih tua dari jembatan Brooklyn di Amerika Serikat pada 1883. "Meski dari besi, kekuatannya bisa dilewati tank," ujarnya. Di usia 153 tahun, kemarin, diadakan kenduri untuk memperingati ulang tahun. Ada 153 tumpeng kecil yang dinikmati bersama. Dia berharap warga tetap melestarikan peninggalan sejarah. (rq/baz)


 

Editor : adi nugroho
#radar kediri #berita terkini #kediri #info kediri #pemkot kediri #info terkini #berita kediri #kota kediri