KOTA, JP Radar Kediri– Pemkot mengusulkan kelas Jalan Merbabu, Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto ditingkatkan. Berlokasi di perbatasan Kota Kediri dengan Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, jalan ini dianggap salah satu spot alternatif yang bisa mengurangi kemacetan di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Kota Kediri.
“Apalagi bandara ada di dekat situ (Jl Merbabu, Red). Lalu lalangnya (kendaraan) nanti pasti tinggi,” kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.
Jika dilakukan peningkatan jalan, pasti akan ada pembebasan lahan. Jalan Merbabu ini merupakan sambungan dari Jembatan Meritjan di Desa Jabon, Kecamatan Banyakan.
Pemkot juga mengusulkan pembangunan Jembatan Meritjan yang putus ke Pemprov Jatim. Diakui Abu, jembatan itu penting untuk membantu mengurangi beban arus kendaraan di Jembatan Semampir.
Karena itu, menurutnya, pemkot tidak melakukan pembebasan lahan seperti yang dilakukan Pemkab Kediri di Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo. “Untuk jembatan masih dirapatkan,” ujarnya.
Informasi yang dihimpun koran ini, untuk merealisasi jalan selingkar Kediri perlu ada akses yang menghubungkan ke wilayah Kabupaten Kediri. Spot yang dimaksud saat itu adalah Jembatan Meritjan. Jembatan itu menyambungkan Kota ke Kabupaten Kediri.
Sayangnya, sampai sekarang ring road yang sudah dicanangkan sejak lama tidak kunjung direalisasi. Padahal di jalan utama Desa Jabon sudah dipasang lampu penerangan jalan umum.(rq/ndr)
Editor : adi nugroho