Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dinas Sosial Kabupaten Kediri Siapkan Pelatihan Kerja

adi nugroho • Senin, 11 Oktober 2021 | 17:21 WIB
dinas-sosial-kabupaten-kediri-siapkan-pelatihan-kerja
dinas-sosial-kabupaten-kediri-siapkan-pelatihan-kerja

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Upaya mengurangi dampak sosial akibat wabah Covid-19 terus digeber oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri. Mereka terus fokus untuk menghilangkan trauma pada anak-anak yang ditinggal mati orang tua karena korona. Tujuannya untuk membangkitkan semangat. Sehingga bisa kembali menjalani hidup normal.


Saat ini sasaran yang dituju untuk trauma healing tersebut diperluas. Setelah melakukan pendampingan pada anak usia sekolah yang menjadi yatim piatu, dinsos kembali mendata yang terdampak lain. Yaitu anak-anak usia remaja dan istri korban meninggal akibat korona.


Pendataan tersebut akan dilanjutkan dengan kegiatan keterampilan dan kesiapan untuk bekerja. Dalam penerapannya, pendampingan terhadap remaja usia 17 tahun ke atas dan para janda ini disesuaikan.


“Sekarang masih direncanakan seperti itu. Tentunya dari dinsos siap. Ada  pelatihan keterampilan juga,” terang Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Dinsos Kabupaten Kediri Dyah Saktiana.


Saat ini, sesuai hasil pendataan, ada sekitar 200-an anak usia remaja yang ditinggal mati orang tuanya karena Covid-19. Jumlah itu belum final. Masih memungkinkan berubah karena input data terus berlangsung.


“Kalau data untuk anak usia di bawah 17 tahun, ada 1000-an. Itu yang sementara kami fokuskan pendampingan secara psikologis terlebih dahulu,” papar wanita berkerudung itu.


Khusus untuk anak-anak yang sudah berusia remaja itu, dinsos akan memberikan pendampingan berbeda. Terutama bila dibandingkan dengan yang masih anak-anak. Pendampingan ditujukan agar para remaja itu bisa melanjutkan hidup. Yaitu membantu mereka bekerja. Yaitu dengan memberi keterampilan sebagai bekal bila ingin bekerja mandiri atau mencari kerja di perusahaan.


Hal tersebut juga diberikan kepada para janda korban korona. Ibu-ibu ini juga akan diberi keterampilan. Tujuannya jelas, agar mereka memiliki kemampuan untuk bekerja mandiri.


Lalu, jenis keterampilan seperti apa yang akan diberikan? Nana menjelaskan, kelas pelatihan yang diadakan di Dinsos Kabupaten Kediri meliputi menjahit, memasak, hingga membuat manik-manik dari barang-barang yang tidak terpakai. Keterampilan itu setidaknya dapat membantu bagi para remaja dan janda yang ingin memiliki atau mencoba pekerjaan di tengah Pandemi Covid-19.


Untuk pelatihan juga masih dilakukan secara bergantian. Tidak bisa bersamaan langsung. Mengingat masih berada di tengah pandemi Covid-19 dan masih harus menjaga agar tidak menambah persebaran Covid-19 di Kabupaten Kediri.


Sementara itu, angka persebaran Covid-19 di Kabupaten Kediri semakin terkontrol. Recovery rate atau angka kesembuhan Kabupaten Kediri sudah menyentuh 90 persen. Per hari ini, ada kesembuhan lima orang lagi. Namun ada tambahan enam orang terkonfirmasi positif.(syi/fud)


 


 


Sebaran Korona


Kabupaten Kediri


Konfirmasi            : 13.985 (+6)


Aktif                     : 32 (-1)


Sembuh                 : 12.766 (+5)


Meninggal              : 1.187 (+0)


 


Kota Kediri


Konfirmasi            : 4.012


Aktif                     : 12 (-3)


Sembuh                 : 3.617 (+3)


Meninggal              : 383


 


 


Dinsos Kab Data Anak Yatim Usia Remaja dan Janda


Saat ini Dinsos Kabupaten Kediri masih memfokuskan untuk memberikan trauma healing kepada korban usia anak terlebih dahulu. Fokusnya adalah untuk membangkitkan rasa semangat bagi anak-anak yang ditinggal mati orangtuanya karena Covid-19 di Kabupaten Kediri. Setelah melakukan pendampingan langsung dengan anak-anak usia sekolah yang menjadi yatim, piatu, dan yatim-piatu karena Covid-19, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri juga lakukan pendataan untuk remaja, dan juga istri, yang juga kehilangan karena Covid-19.

Editor : adi nugroho
#kediri #dinsos