LOCERET, JP Radar Nganjuk- Candi Lor sangat bersejarah bagi Kota Angin. Sayangnya, candi ini masuk dalam kategori belum layak kunjung.
Salah satu alasan Candi Lor belum layak kunjung adalah fasilitas umum (fasum) pendukung yang belum memadai.
“Fasum yang ada masih minim,” ujar Kasi Sejarah, Seni Tradisi, Museum, dan Kepurbakalaan Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Nganjuk Amin Fuadi kemarin.
Perlu ada perhatian khusus yang diberikan untuk pengelolaan candi tersebut. Penataan lingkungan dan penambahan fasum di kawasan tersebut harus dilakukan.
Kondisi ini pula yang membuat Disparporabud Kabupaten Nganjuk tidak memungut retribusi untuk pengunjung Candi Lor. Sejatinya, tidak hanya Candi Lor saja yang tergolong belum layak kunjung. Hal serupa juga terjadi pada Candi Ngetos.
Lebih jauh, Amin mengaku prihatin dengan Candi Lor. Karena struktur candi sudah banyak yang terjadi pelapukan. Faktor utamanya adalah material candi yang terbuat dari batu bata merah. Sehingga relatif mudah rusak. Terutama pada sisi candi bagian utara dan timur.
Amin mengatakan bahwa kondisi ini harus segera mendapatkan tindak lanjut dari pemkab. Pasalnya, apabila terus dibiarkan ia khawatir struktur candi akan mengalami kerusakan atau ambruk.
Editor : adi nugroho