Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

25 Ribu Santri Lirboyo Balik ke Pondok, Termasuk dari 3 Negara Ini

adi nugroho • Rabu, 26 Mei 2021 | 03:52 WIB
25-ribu-santri-lirboyo-balik-ke-pondok-termasuk-dari-3-negara-ini
25-ribu-santri-lirboyo-balik-ke-pondok-termasuk-dari-3-negara-ini

KOTA, JP Radar Kediri – Puluhan ribu santri dari seluruh tanah air kembali memasuki Kota Kediri. Mereka adalah santri-santri yang belajar di Pondok Pesantren Lirboyo. Para santri tersebut akan datang secara bergelombang, mulai Minggu lalu (23/5) hingga Kamis (27/5).


Arus kedatangan santri itu dimulai dari mereka yang berdomisili di wilayah Jawa Timur. Jumlah yang datang kemarin mencapai delapan ribu santri. Mereka datang secara berombongan dengan menumpang bus.


“Tahap pertama (kemarin) untuk yang berasal dari Jawa Timur. Tanggal 24 Mei (yang datang) santri dari Jawa Tengah dan Jogjakarta,” terang salah seorang pengasuh Ponpes Lirboyo KH Oing Abdul Mu’id Shohib.


Setelah itu, masih berdasar keterangan pengasuh yang akrab disapa Gus Mu’id itu, santri asal Jawa Barat, Banten, dan Jakarta akan datang pada 26 Mei. “Sisanya santri dari luar Jawa dan luar negeri,” tambah Gus Mu’id.


Secara keseluruhan, jumlah santri yang balik mencapai 25 ribu orang. Jumlah itu termasuk yang berasal dari luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.


Gus Muid juga menegaskan, santri yang kembali itu telah memenuhi syarat prosedur sesuai protokol kesehatan yang diarahkan oleh gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kota Kediri. Mereka juga diharuskan melakukan tes untuk mengetahui apakah terpapar virus korona atau tidak.


“Santri yang kembali ke pondok juga diharuskan sudah melakukan rapid tes dengan hasil negatif, dan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama tiga hari sebelum berangkat ke sini,” terangnya.


Proses pemulangan santri tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Tahun sebelumnya santri dikarantina sesampainya di ponpes. Sedangkan kali ini mereka sudah melakukan tes untuk mengetahui bebas Covid-19 yang disediakan oleh Ponpes Lirboyo. Untuk memperlancar tahapan itu pihak Lirboyo bekerja smaa dengan himpunan santri alumni di tiap daerah. Para alumni itulah yang membantu  mengurus kebutuhan terkait proses pemulangan para santri.


Terkait santri yang berasal dari luar negeri, Gus Mu’id menambahkan, pihak ponpes tidak memaksa santri tersebut untuk segera kembali. Karena ada beberapa negara yang melakukan lock down akibat lonjakan kasus Covid-19. “Seperti di Malaysia kan lock down, tentunya kami berikan toleransi. Biarlah mereka menaati aturan pemerintah di negaranya,” ujarnya.


Sementara itu, para santri ini akan melakukan proses pembelajaran lagi. Rencananya proses pembelajaran itu akan digelar mulai pekan depan. Mekanismenya dengan menggunakan tatap muka. Namun Gus Mu’id menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka itu sesuai protokol kesehatan. Jumlah santri pun dikurangi, hanya 50 persen dari kapasitas per ruangan.


Proses kembalinya para santri Lirboyo ini turut diamankan oleh anggota Polres Kediri Kota bersama tim gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 (GTPP) Kota Kediri. Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo mengatakan sekitar 150 personil dikerahkan untuk mengamankan kembalinya para santri Lirboyo dari berbagai daerah ini.


“Kami melakukan pemantauan terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ada di Pondok Pesantren Lirboyo,” ujarnya.


Berdasarkan pemantauan dan pengamanan yang dilakukan hari pertama kembalinya santri kemarin, kondisi dan situasi aman terkendali. Hal itu ditunjang dari pihak ponpes yang sudah mempersiapkan kembalinya para santri dengan baik. Pihak ponpes telah melakukan antisipasi untuk mencegah persebaran virus korona. (ica/fud)

Editor : adi nugroho
#pandemi #pondok lirboyo kediri